SUARA SUMEDANG - PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus lakukan persiapan untuk segera menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Liga 1 2023/2024.
Persiapan yang dilakukan satu diantaranya ialah melakukan komunikasi intensif dengan FIFA.
PSSI dan LIB menyelenggarakan rapat terkait VAR untuk Liga Indonesia yang dihadiri oleh perwakilan FIFA, yakni Michael Bailey dan Guilherme Barbosa.
Kedua perwakilan FIFA itu menjabat sebagai VAR Implementation Manager.
Wakil dari FIFA itu menjelaskan terkait persiapan yang harus dilakukan untuk menggunakan teknologi VAR.
Michael Bailey spesifik menjelaskan yang berhubungan dengan Referee dan VAR Education.
Sedangkan, Guilherme Barbosa menerangkan soal persiapan teknis, pola komunikasi hingga berhubungan dengan marketing.
Usai keduanya menjelaskan terkait VAR, Bhavesan Moorghen yang menjabat sebagai Footbal Technology Manager FIFA memaparkan panjang lebar soal teknologi yang akan diterapkan.
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus mengatakan akan menyesuaikan dengan apa yang sudah dikomunikasikan dengan FIFA.
“Kami selalu berusaha maksimal agar VAR bisa segera direalisasikan di Liga 1. Untuk tahap awal, kami akan menyesuaikan dengan apa yang dikomunikasikan FIFA,” kata Ferry, dikutip Suara Sumedang dari laman LIB (23/6/2023).
Ferry juga menjelaskan ada pengenalan awal terkait teknologi VAR beserta dengan aturan-aturannya.
“Ada pengenalan lebih awal terkait teknologi dan peraturan-peraturan lainnya yang berhubungan dengan penerapan VAR,” ucapnya.
Dalam penerapan VAR ini adal lima tahapan yang harus diikuti dan melengkapi proses Implementation Assistance and Approval Programme (IAAP).
Lima tahapan itu ialah, Initial Consideration, VAR Declaration, Preparation and Training, Aprroval Procces dan terakhir Monitoring.
Ferry mengungkapkan akan ada pertemuan berikutnya terkait penerapan VAR di kompetisi Liga 1.
“Akan ada pertemuan berikutnya agar pada putaran kedua BRI Liga 1 2023/24, penerapan VAR bisa dijalankan dengan benar, teliti dan tepat,” ungkapnya. (*)