SUARA SUMEDANG - Dua fosil hewan purba telah berhasil di rekonstruksi oleh tim Geologi Bandung.
Fosil tersebut ditemukan di Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Fosil itu berupa gading gajah stegodon dan tempurung kura-kura purba.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Disparbupora, Budi Akbar yang mengatakan bahwa fosil hewan purba itu diperkirakan berumur satu sampai dua juta tahun lalu.
Budi juga memaparkan jika fosil yang sudah direkonstruksi rencananya akan dibawa dan disimpan di Desa Jembarwangi sebagai tempat fosil itu ditemukan. Sedangkan yang asli akan disimpan di ruangan Desa Jembarwangi.
“Dua fosil yang sudah direkonstruksi rencananya akan dibawa ke Sumedang dan disimpan di Desa Jembarwangi tempat fosil tersebut ditemukan. Sedangkan yang asli atas izin Kepala Museum Geologi akan disimpan di salah satu ruangan di Desa Jembarwangi,” kata Budi.
Lebih lanjut Budi menjelaskan replika dari fosil itu, rencananya akan disimpan di Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS). Penyimpanan juga akan di desain dan dibantu langsung oleh pihak Museum Geologi.
Budi juga memaparkan jika fosil tersebut akan dipamerkan pada bulan Agustus mendatang.
“Rencananya di bulan Agustus akan launching, kami masih menunggu pembuatan replikanya beres. Kami dari Pemda Sumedang tinggal menerima saja, karena semuanya difasilitasi oleh Museum Geologi,” papar Budi.
Fosil gading gajah stegodon ini ditemukan pada November 2019 dengan ukuran panjang 255 cm berdiameter 13 cm. Kemudian gading kedua mempunyai panjang 168 cm dengan diameter 16 cm.
Baca Juga: Sebelum Berubah, Rendy Kjaernett Ternyata Punya Perlakuan Baik ke Lady Nayoan Begini...
Sementara fosil tempurung kura-kura purba ditemukan pada Juli 2022 dengan ukuran panjang 123 cm serta lebar sekira 83 cm.
Fosil gading gajah stegodon ditemukan di Blok Palawija. Sementara, tempurung kura-kura purba ditemukan di Blok Leuwi Umbar. (*)