SUARA SUMEDANG - Jelang pekan keempat Liga 1 pelatih Rans Nusantara FC, Eduardo Almeida targetkan poin penuh di markas Bajul Ijo.
Duel Persebaya vs Rans Nusantara FC ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (23/7/2023).
Jelang laga tersebut pelatih Persebaya, Aji Santoso berikan motivasi pada anak asuhnya agar cepat bangkit dari keterpurukan.
Persebaya memang sedang dalam kondisi tidak baik. Di pertandingan sebelumnya, tim Bajul Ijo kalah telak dari PSIS dengan skor akhir 2-0.
Ditambah, tiga pemainnya menderita cedera, yakni Kadek Raditya, Reva Adi dan Bruno Moreira.
"Kadek (Raditya) sedikit tertarik hamstring-nya, tapi saya lihat tidak terlalu parah, saya lihat hanya terasa kaku saja. Reva kayaknya masih perlu waktu 1-2 minggu dia baru bisa latihan karena dia ada bengkak di engkelnya,” ucap Aji Santoso.
“Sementara, Bruno kemarin dia maksa mau main, sebenarnya enggak mau saya pasang, cuman dia pengen main dan bilang kondisinya oke. Sekarang ini dia (Bruno) tadi agak terasa sedikit sakit akhirnya gak latihan lagi," sambungnya.
Tak ingin melihat semangat timnya menurun dalam mengarungi kompetisi, Aji memberi suntikan motivasi.
“Saya pikir dalam sepak bola pasti ada menang, ada kalah dan ada seri,” ungkapnya.
Baca Juga: Rizky Billar Bocorkan Makna Lagu Terbaru Lesti Kejora Berjudul Di Arsy-Mu
“Sudah tidak boleh memikirkan kesedihan yang berlarut-larut melawan Semarang kemarin,” lanjutnya.
Namun di sisi lawan, Rans Nusantara FC menargetkan poin penuh di laga tandangnya ini. Almeida mengatakan Persebaya merupakan tim yang hebat, tetapi target menang akan tetap ditempuh.
“Kami akan datang ke Surabaya dengan target yang sama, melakukan yang terbaik dan mencoba mendapatkan poin penuh,” kata pelatih tim yang berjuluk Magenta Force itu.
“Adapun, mereka (Persebaya) pada pertandingan terakhir menelan kekalahan, sehingga kami tahu bahwa mereka ingin mendapatkan poin maksimal,” sambungnya.
Catatan menarik, Rans Nusantara FC belum pernah kalah saat bertemu Persebaya pada musim lalu.
Melihat histori tersebut, Almeida menolak statistik catatan tersebut sebagai keungtungan positif.