3 Situs Wisata Cagar Budaya di Sumedang, Ada Benteng Pertahanan Belanda

Suara Sumedang

Selasa, 01 Agustus 2023 | 14:00 WIB
3 Situs Wisata Cagar Budaya di Sumedang, Ada Benteng Pertahanan Belanda
Cagar budaya Benteng Gunung Kunci di Sumedang. (Instagram/@tahura_gunungpalasarikunci.)

SUARA SUMEDANG - Sumedang memiliki sejumlah situs cagar budaya yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang.

Lokasi ini merupakan bekas-bekas peninggalan pada masa penjajahan Belanda

Seperti diketahui, jika dahulu Belanda memiliki kekuasaan di Jawa Barat dan meninggalkan bangunan-bangunan yang saat ini memiliki nilai sejarah.

Bangunan-bangunan ini memiliki beragam fungsi, ada yang dulunya digunakan sebagai tempat observasi, dan ada yang dibuat untuk pertahanan, tempat peristirahatan tentara bahkan sebagai gudang senjata.

Peninggalan bangunan Belanda itu, dewasa ini berubah menjadi objek wisata sejarah di Sumedang.

Berikut ini adalah tiga situs cagar budaya di Sumedang, yang bisa menjadi pilihan untuk destinasi wisata.

1. Benteng Gunung Kunci

Kawasan ini terletak di Gunung Panjunan, Sumedang Selatan. Meski bernama Gunung Kunci, namun lokasi ini merupakan sebuah bukit kecil yang terletak tidak jauh dari Alun-alun Sumedang.

Lokasi Gunung Kunci ini tepat berada sekitar 250 meter, sebelah barat dari Alun-alun Sumedang.

baca juga

Objek wisata sejarah yang terdapat di Gunung Kunci, ialah sebuah benteng pertahanan yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1914 - 1917, dan juga disana terdapat adanya bunker.

Penyebutan Gunung Kunci pun tidak lepas dari cerita pembuatannya, yakni Belanda yang menyebut tempat pertahanan sebagai kunci pertahanan, serta pemberian simbol kunci saling silang saat akan memasuki kawasan ini.

Benteng Palasari [Sumedang.go.id]
Benteng Palasari (sumber: Sumedang.go.id)

2. Benteng Palasari

Lokasi dari Benteng Palasari terletak di Gunung Palasari atau di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan.

Di sana terdapat delapan bangunan benteng pertahanan pada masa penjajahan Belanda. 

Bangunan yang berbentuk tembok tebal sekira 60cm, diperkirakan dibangun pada tahun 1913 - 1917.

Benteng ini berdasarkan ilmiah, digunakan sebagai gudang senjata. Karena terdapat bangunan yang kedap udara.

Diperkirakan benteng ini juga digunakan untuk tempat observasi karena letaknya yang cukup tinggi.

Saat ini, Gunung Palasari ditetapkan sebagai Taman Hutan Raya (Tahura). Selain terdapat cagar budaya, di kawasan ini juga hidup sekira 205 flora, di antaranya Akasia, Eboni, Jati, Pinus serta banyak yang lainnya.

Untuk berkunjung ke Tahura Gunung Palasari, buka setiap hari dari pukul 08.00 - 16.00 WIB.

Benteng Pasir Kolecer [Sumedang.go.id]
Benteng Pasir Kolecer (sumber: Sumedang.go.id)

3. Benteng Pasir Kolecer

Bangunan peninggalan Belanda ini, terletak di Dusun Gunung Gadung, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan.

Warga mengenal bangunan peninggalan ini dengan sebutan Benteng Pasir Kolecer. Benteng ini memiliki dua buah bangunan yang ditutup oleh gundukan tanah atau bukit.

Dua benteng tersebut memiliki luasan 5x6 meter dan 5,6x7,5 meter dengan ruang persembunyian. 

Kedua benteng ini memiliki tembok yang menyerupai pos pemantauan serta dinding pertahanan.

Benteng ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1907.

Untuk yang ingin mencoba pengalaman berwisata sejarah dan melihat bangunan-bangunan pada masa penjajahan Belanda, tiga situs cagar budaya di Sumedang bisa menjadi pilihan wisata. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Ambisi Levy Madinda untuk Persib Bandung Jelang Laga Perdananya Kontra Bali United di BRI Liga 1

Begini Ambisi Levy Madinda untuk Persib Bandung Jelang Laga Perdananya Kontra Bali United di BRI Liga 1

Sumedang | Selasa, 01 Agustus 2023 | 10:45 WIB

BREAKING NEWS: Warga Ujungjaya Sumedang Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

BREAKING NEWS: Warga Ujungjaya Sumedang Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Sumedang | Selasa, 01 Agustus 2023 | 08:45 WIB

Dul Jaelani Jadi Sorotan Usai Tak Sebut Mulan Jameela Sebagai Orangtuanya, Begini Pengakuan Anak Bungsu Maia Estianty

Dul Jaelani Jadi Sorotan Usai Tak Sebut Mulan Jameela Sebagai Orangtuanya, Begini Pengakuan Anak Bungsu Maia Estianty

Sumedang | Senin, 31 Juli 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:40 WIB

×