SUARA SUMEDANG – Persija Jakarta tak mampu memetik kemenangan dalam pekan kesembilan BRI Liga 1 saat lawan Arema FC.
Nampak strategi Thomas Doll tak berjalan lancar hingga tak mampu mengandaskan perlawanan Arema FC.
Sebenarnya strategi Thomas Doll tanpa striker murni bisa berjalan dengan lancar, hal ini terbukti Persija mampu unggul di babak pertama dengan skor 2-1.
Pada babak pertama pemain Persija Jakarta yang mampu mencetak gol diantaranya Mciej Gajos dan Hanif Sjahbandi.
Akan tetapi berjalannya babak kedua Macan Kemayoran harus menelan pil pahit, pasalnya Firza Andhika harus main dengan 10 pemain.
Sontak hal ini membuat Thomas Doll mengotak atik strategi dengan mamasukkan sosok Resky Fandi menggantikan Witan Sulaeman.
Banyak yang mengatakan jika keputusan Thomas Doll dengan memasukkan Resky Fandi dianggap blunder oleh supporter The Jakmania.
Main dengan 10 pemain, Arema FC akhirnya mampu menyamakan kedudukan dengan gol yang dicetak oleh Gustavo Almeida.
"Pelatih konyol, kalau babak pertama main bagus pasti Resky Fandi dimainkan," tulis akun @adib_syaif07 dikutip dari laman komentar postingan Instagram Persija.
Baca Juga: Burung dan Bunga, Gimik Politisi Buat Gaet Dukungan di Pilpres 2024?
"Apa yang dipikirkan Thomas Doll mengganti Witan dengan maksain main Resky Fandi," tulis akun @deni_nudin.(*)