Namanya Dicky Budianto (21) dan merupakan warga Desa Sumberbening, Kecamatan Karangjati. Dia menyimpan dan mengangkut bahan bakar jenis Pertalite di Suzuki APV dengan sirene AE 1610 BS.
Akibatnya, Dicky ditangkap polisi setempat saat memasuki Desa Legundi di Karangjati sebelum melewati pasar Karangjati.
Di dalam mobil Dickie, ada 7 drum minyak yang masing-masing berisi 35 liter pertalite, sehingga total 245 liter.
Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera melalui Kapolsek Karangjati Iptu Agus Andy Anto Prabowo membenarkan kabar tersebut, Minggu (9 April 2022).
Dia mengatakan: “Ya, kami melakukan pemeriksaan keamanan bahan bakar pertalite saat berpatroli di jalan raya Ngawi-Caruban pada Rabu 24 Agustus 2022 sore hari tepat di depan pasar Karangjati di Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dari jaringan media beritajatim .com Suara.com.
Andy menjelaskan, Dicky mengangkut BBM menggunakan kendaraan Suzuki APV warna merah AE-1610-BS yang berisi 7 jerigen yang berisi pertalit, masing-masing 35 liter, totalnya 245 liter, sedangkan 7 jerigen lainnya kosong, yang adalah bukti terakhir, sebagai berikut: 1 set pompa minyak elektrik, 3 selang, 1 corong, 1 senter.
“Beberapa pertalite sudah dijual ke yang lain sebagai pengecer, dan untuk tujuh barel yang masih penuh, ada rencana untuk menjual total 245 liter di tempat lain.
Dickey mengaku membeli pertalite langsung dari SPBU Muneng di Kecamatan Pirankenzeng, Kabupaten Madian dan 3 SPBU lainnya di daerah Madiun.
Total ada 14 jerigen dan harga satu jerigen isi 35 liter yang dibeli dengan harga Rp.267.000 dan dijual seharga Rp. 315.000.
Baca Juga: Diam-diam Ternyata Dulu Demian Aditya Pernah Dekatin Luna Maya, Namun Mundur karena Ini