Hotman 911 di Surabaya, Kasus Baru Penganiayaan Anak

Surabaya Suara.Com
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 19:05 WIB
Hotman 911 di Surabaya, Kasus Baru Penganiayaan Anak
Hotman 911 di Surabaya, Kasus Baru Penganiayaan Anak (jatim.suara.com)

Seorang ibu terlihat hadir dan melakukan konsultasi langsung dengan pengacara Hotman Paris Hutapea.

Hotman 911 kini hadir di Surabaya yang tepatnya berada di jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Ibu ini mengaku jika anaknya yang berusia 10 tahun menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan. 

Kasus anak perempuan yang diklaim mengalami leukimia asal Manado, Sulawesi Selatan kembali muncul ke publik. 

Sang ibu masih memperjuangkan hak dan proses hukum bagi anak perempuan yang tewas karena diduga diperkosa ini.

Heldy Said (34), ibu korban, tampak membawa sejumlah berkas laporan serta bukti yang telah ia kumpulkan. 

Lalu berkas ini ditunjukkan langsung ke pengacara Hotman Paris Hutapea saat hari pertama pembukaan Hotman 911 di Surabaya. 

Heldy mengatakan bahwa aa dugaan kuat kalau anaknya dengan inisial I menjadi korban pemerkosaan dan dianiaya.

Bahkan putrinya sempat didbawa ke RS Eling pada28 Desember 2021 di Manado, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Setelah Alami KDRT, Kerongkongan Lesti Kejora Dikabarkan Bergeser, Benarkah?

Hedy sempat mengira bahwa I mengalami menstruasi karena keluar darah melalui vaginanya.

Tapi lama-lama ia curiga dan langsung membawa putrinya ke rumah sakit karena darah yang keluar berlebihan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter,ditemukan ada sobekan di selaput darah dan memar di bagian tubuh.

Kemudian putrinya dinyatakan meninggal dunia pada 24 Januari 2022. 

Namun, ia mengaku terkejut ketika mendapatkan informasi dari polisi bila I meninggal dunia karena terkena penyakit leukimia stadium 4.

Sebelum korban meninggal, korban sempat dirawat selama sebulan di rumah sakit.

Namun, dalam keterangan dokter yang merawat korban berubah-ubah, ini membuat keluarga merasa ada yang janggal. 

Selama perawatan sebulan di rumah sakit, dokter hanya merawat pendarahan di otak akan tetapi setelah korban meninggal dunia tiba-tiba dokter menyatakan bahwa korban mengalami leukimia.

Sebelum korban tidak sadarkan diri, korban pernah menyebutkan 2 nama pada pihak kepolisian.

Almarhum yang masih sadar menyebutkan dua nama yang menghantam kepalanya ke tembok dan merasa celananya dirobek, itu saja yang ia ingat. 

Di sini, Hotman menginginkan adanya penyidikan ulang terhadap kasus tersebut sehingga ada keadilan yang diperoleh orang tua korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI