Pemkot Surabaya Minta Kaji Ulang Tarif Air Bersih

Surabaya

Senin, 03 Oktober 2022 | 22:14 WIB
Pemkot Surabaya Minta Kaji Ulang Tarif Air Bersih
Pemkot Surabaya Minta Kaji Ulang Tarif Air Bersih (Instagram @suarasurabayamedia)

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menyampaikan jika pihaknya ingin ada perbedaan tarif PDAM bisa dibedakan antara perumahan kelas menengah ke atas dengan perkampungan.

Eri Cahyadi berharap tidak ada lagi warga miskin mensubsidi warga kaya.

Sesuai dengan penuturan Wali Kota Surabaya, maka warga yang memiliki ekonomi menengah ke atas tetap membayar PDAM.

Sedangkan untuk warga yang kurang mampu mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Menurutnya sumber daya air menjadi salah satu kebutuhan warga yang harus dipenuhi. Maka dari itu Eri ingin pemerintah Kota hadir di tengah-tengah warganya untuk mencukup kebutuhan ini.

Di sisi lain, Eri Cahyadi juga meminta PDAM supaya melakukan pengkajian ulang soal tarif air bersih bagi warga miskin.

Ia mencontohkan untuk pelanggan dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah dengan kebutuhan air di bawah 10.000 liter maka mereka akan mendapatkan skema subsidi. 

Kalau air ini digunakan untuk kepentingan pribadi, kepentingan keluarga, air 10.000 liter bisa digunakan untuk lima orang yang tinggal di rumah berluas 70 meter persegi. Jika keluarga yang tinggal adalah masyarakat berpenghasilan rendah bisa gratis, Eri mengharuskan untuk menggratiskan. 

Selanjutnya Eri Cahyadi meminta camat dan lurah untuk menginformasikan ini ke masing – masing wilayah yang belum teraliri PDAM. 

baca juga

Pada akhir 2023, Pemkot Surabaya menargetkan seluruh wilayah sudah teraliri PDAM.

Pihaknya meminta PDAM mengumpulkan lurah dan camat untuk menginformasikan di mana wilayah yang masih belum dialiri air. 

Eri Cahyadi menyatakan informasi yang disampaikan akan sangat membantu jajaran PDAM Surya Sembada untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian.

Dengan adanya kaji ulang terkait tarif air, ia menginginkan agar tarif PDAM bisa dibedakan.

Dengan pentarifan yang tepat, maka warga yang benar-benar mampu tetap membayar. 

Sedangkan untuk warga yang tidak mampu dapat disubsidi oleh pemerintah. 

Dengan cara ini subsidi akan ditargetkan ke orang yang tepat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkot Surabaya Ingin Tarif Air Bersih PDAM Surya Sembada Dikaji Kembali

Pemkot Surabaya Ingin Tarif Air Bersih PDAM Surya Sembada Dikaji Kembali

Surabaya | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:49 WIB

Pemkot Surabaya Gandeng Travel Dukung Romokalisari Adventure Land

Pemkot Surabaya Gandeng Travel Dukung Romokalisari Adventure Land

Jatim | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 11:43 WIB

Sudah Habis Miliaran, Rumput Stadion GBT Ternyata Belum Standar FIFA, Kok Bisa?

Sudah Habis Miliaran, Rumput Stadion GBT Ternyata Belum Standar FIFA, Kok Bisa?

Bola | Senin, 26 September 2022 | 09:05 WIB

Terkini

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×