Hal ini menindaklanjuti terkait semakin meningkatnya kasus gangguan ginjal akut misterius yang terjadi pada anak-anak.
Peredaran paracetamol dalam bentuk sirup sekarang ini sudah mulai dihindari.
Akan tetapi ada banyak obat yang menggunakan bahan paracetamol sebagai salah satu kandungan pentingnya, salah satunya adalah obat batuk.
Dari sini muncul banyak obat batuk herbal sebagai alternatif untuk meredakan gejala batuk dan bebas dari penggunaan paracetamol.
Dokter herbal juga banyak membagikan resep obat batuk alami dan herbal tanpa penggunaan paracetamol. Obat ini terbuat dari madu dan beberapa bumbu dapur.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, dr. Inggrid Tania, M.Si., mengatakan obat tradisional ini bisa digunakan untuk meredakan gejala namun efeknya tidak akan secepat penggunaan obat kimia.
Dia juga mengatakan bahwa obat herbal ini bisa digunakan untuk menurunkan panas tubuh yang tinggi, tapi kembali lagi responnya tidak bisa instan seperti Paracetamol karena konsentrasi zatnya yang tidak tinggi. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu 2 hingga 3 hari sudah cukup membawa perubahan yang baik.
Resep ini tidak hanya digunakan untuk meredakan batuk tapi juga bisa digunakan untuk meredakan meriang karena sifatnya yang antipiretik. Antipiretik ini bersifat mampu menurunkan suhu tubuh.
Melalui kanal YouTube-nya, Inggris memperagakan bagaimana cara membuat resep obat herbal ini. Hanya dengan bermodalkan 30 ml madu, 1 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 10 gram jahe, dan jeruk nipis setengah buah sudah tercipta obat batuk herbal yang bebas dari paracetamol.
Baca Juga: Apa Itu Black Campaign dalam Dunia Bisnis?
Kupas dan cincang halus jahe, bawang merah dan bawang putih lalu direndam ke dalam madu dan menambahkan perasan jeruk nipis. Lalu didiamkan selama 8 jam dna bisa dikonsumsi madunya.
Resep ini aman dikonsumsi oleh anak diatas 1 tahun dengan dosis setengah sendok teh sekali minum. Jika orang dewasa juga akan mengkonsumsinya maka tinggal digandakan takaran obatnya.