Apa Itu Black Campaign dalam Dunia Bisnis?

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:26 WIB
Apa Itu Black Campaign dalam Dunia Bisnis?
Ilustrasi marketing (Freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian mendengar istilah ‘Black Campaign’? biasanya istilah ini muncul saat pemilihan kepala pemerintahan dilaksanakan.

Mereka yang melakukan black campaign biasanya akan menyebarkan berita negatif dan tidak berdasarkan fakta kepada lawan dengan memanfaatkan media masa atau media sosial.

Lalu, bagaimana kalau ‘Black Campaign’ dilakukan oleh pelaku bisnis? Apa yang akan terjadi?

Dalam dunia bisnis, ‘Black Campaign’ adalah salah satu strategi yang dilakukan untuk menggiring opini negatif terhadap produk atau barang yang ditawarkan oleh suatu pelaku bisnis lain.

Dengan tujuan utamanya untuk menjatuhkan lawan bisnis, sehingga konsumen dapat beralih dari pelaku bisnis tersebut.

Beberapa dari mereka memanfaatkan adanya influencer marketing yang sekarang sedang ngetrend di media sosial.

Influencer marketing adalah salah satu strategi yang sering digunakan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produknya melalui digital market.

Keunggulan dari influencer marketing  yang ada di media sosial atau platform marketplace pada suatu perusahaan adalah meningkatkan brand awareness suatu produk.

Hal ini lah yang dimanfaatkan oleh kompetitor untuk saling menjatuhkan dengan menyebarkan fakta yang tidak benar.

Tapi tenang saja, terdapat beberapa cara untuk mengenali influencer yang melakukan ‘Black Campaign’, yaitu:

1.Membandingkan produk
Biasanya influencer akan membandingkan produk yang tidak sebanding, atau istilahnya ‘apple to apple’. Hal ini untuk membuktikan produk yang mereka tawarkan lebih baik dibandingkan produk dari kompetitor.

Tak hanya itu, influncer yang melakukan black campaign lebih sering melebih-lebihkan fakta dari produk yang mereka tawarkan saat melakukan perbandingan dengan produk dari lawan bisnis. Sehingga, produk dari lawan bisnis terlihat jelek.

2.Mengangkat fakta yang bohong
Sama seperti black campaign yang dilakukan dalam dunia politik, biasanya dalam dunia bisnis influencer yang melakukan strategi ini akan menyebarkan fakta yang tidak benar atau bohong yang tanpa didasari dengan data dan riset terlebih dahulu. (citra safitra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Contoh Gimmick Marketing untuk Gaet Pelanggan

5 Contoh Gimmick Marketing untuk Gaet Pelanggan

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:55 WIB

Pengen Dagangan Laris? Gunakan Trik Psikologi ini!

Pengen Dagangan Laris? Gunakan Trik Psikologi ini!

| Jum'at, 09 September 2022 | 22:41 WIB

Ingin Beriklan Online? Perhatikan 4 Hal Ini Agar Brand Kamu Banjir Orderan

Ingin Beriklan Online? Perhatikan 4 Hal Ini Agar Brand Kamu Banjir Orderan

| Kamis, 01 September 2022 | 21:54 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Jakarta | Senin, 11 Mei 2026 | 23:22 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

Banten | Senin, 11 Mei 2026 | 23:14 WIB

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:09 WIB

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

Bogor | Senin, 11 Mei 2026 | 23:06 WIB