Pemkot Surabaya buat Kriya galeri khusus penyandang disabilitas

Surabaya

Sabtu, 03 Desember 2022 | 21:13 WIB
Pemkot Surabaya buat Kriya galeri khusus penyandang disabilitas
Pemkot Surabaya buat Kriya galeri khusus penyandang disabilitas (antaranews.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat Surabaya Kriya Galeri (SKG), galeri khusus untuk penyandang disabilitas, sebagai wadah untuk memasarkan hasil karya produk mereka di Kota Pahlawan, Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Sabtu, mengatakan, keinginannya membuat SKG khusus disabilitas itu berawal ketika melihat hasil karya disabilitas berupa batik Shibori dan Eco Print di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar RRI di Shangri-La Hotel, Surabaya, Jumat (2/12).

"Produk yang dipamerkan itu sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam mengembangkan keterampilan penyandang disabilitas, seperti didirikannya Rumah Anak Prestasi di Jalan Nginden Semolo Nomor 23 Kota Surabaya," kata dia.

Menurut dia, semua anak disabilitas dikumpulkan di Rumah Anak Prestasi setelah lulus SMP. "Kami berikan pelatihan, sama seperti hasil yang diproduksi dan dipamerkan di acara itu," ujar Cak Eri, panggilan lekatnya.

Cak Eri mengaku, jika hal itu bisa dikolaborasikan dan disinergikan dengan Pemkot Surabaya melalui Rumah Anak Prestasi, sehingga semua penyandang disabilitas di Kota Surabaya bisa memasarkan hasil karya produk mereka di SKG khusus bagi penyandang disabilitas.

"Karena SKG (SKG Merr) adalah semua pusat UMKM, saya jadikan di SKG. Setiap tamu yang datang kesana hasilnya omzet itu sangat luar biasa. Omzet mencapai Rp60 juta per bulan dari UMKM yang ada di Kota Surabaya," ujar dia.

Oleh sebab itu, Cak Eri meminta kepada Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani untuk melihat masing-masing potensi yang ada di setiap Sekolah Luar Biasa (SLB). Serta mengumpulkan pendamping dan pembina SLB.

"Ini setiap SLB pasti punya pelatihan, produk jangan sama. Kalaupun sama jangan banyak jumlahnya, nanti saya buatkan SKG yang khusus untuk hasil produksinya disabilitas. Di situlah nanti dimunculkan produksinya SLB apa, ini SLB apa, merek (brand) mereka dan memang harus dikuasai untuk meningkatkan kualitas target hasil produksi," kata dia.

Sebab, menurut dia, melalui SKG khusus penyandang disabilitas bisa menunjang Kota Surabaya sebagai kota yang ramah bagi penyandang disabilitas.

baca juga

"Karena, penyandang disabilitas harus memiliki hak yang sama, baik hak pendidikan, hak pekerjaan. Maka, pemerintah harus hadir disana. Di Rumah Anak Prestasi, kami buatkan galeri yang besar. Semua bisa dipasarkan disana dan ini kekuatan Surabaya," ujar dia.

Lebih lanjut, Cak Eri mengingatkan, untuk membangun sebuah kota dibutuhkan kebersamaan. Dia berharap, dengan rencana tersebut, penyandang disabilitas dapat memiliki penghasilan dengan kualitas produksi yang mumpuni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkot Surabaya Lakukan Pengecekan Ulang Penerima BPJS Gratis

Pemkot Surabaya Lakukan Pengecekan Ulang Penerima BPJS Gratis

Surabaya | Sabtu, 03 Desember 2022 | 21:10 WIB

Jelang Akhir Tahun dan Nataru Bahan Pokok di Tambahrejo Surabaya Alami Kenaikan

Jelang Akhir Tahun dan Nataru Bahan Pokok di Tambahrejo Surabaya Alami Kenaikan

Surabaya | Sabtu, 03 Desember 2022 | 21:05 WIB

Catat! Dua Persen PNS DKI Jakarta Wajib Diserap Dari Warga Penyandang Disabilitas

Catat! Dua Persen PNS DKI Jakarta Wajib Diserap Dari Warga Penyandang Disabilitas

Jakarta | Sabtu, 03 Desember 2022 | 15:41 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×