Pelatih Manchester United Erik Ten Hag menyebut bahwa Harry Maguire bisa menjadi pemain hebat untuk Man Utd. Bek Inggris berusia 29 tahun ini hanya bermain sekali di Liga Primer Inggris sejak Agustus lalu.
Akan tetapi, Ten Hag nyatanya lebih memilih untuk memainkan Raphael Varane dan Lisandro Martinez ketimbang Maguire.
"Saya telah ditanya berkali-kali. Jelas dia cukup bagus untuk bermain di level tertinggi. Dia, untuk Inggris, memiliki permainan bagus hampir sepanjang waktu. Dia memiliki periode di Manchester di mana dia tampil buruk. Lalu, tentu saja ada kesulitan," kata Ten Hag.
“Tetapi ketika dia bekerja keras, dia mendapatkan kepercayaan diri itu. Anda melihat itu dengan cara dia bermain untuk Inggris. Kami ingin dia membawanya ke lapangan untuk Manchester United. Saya berharap dari dia, tim tahu apa yang mereka harapkan darinya. Jika dia melakukan itu, dia akan menjadi pemain hebat bagi kami," ujarnya.
Maguire diprediksi akan menjadi starter saat Man Utd menjadi Nottingham Forest pada 27 Desember 2022 mendatand di Stadion Old Trafford.
Ten Hag mengatakan bahwa penandatanganan Maguire itu akan mendapatkan kesempatan untuk membangun kembali dirinya sebagai bek pilihan utama di Old Trafford.
"Saya memiliki dua atau tiga pemain bagus di posisi bek tengah kanan. Setelah Brentford, saya harus mengubah mentalitas. Dia tidak beruntung saat itu buruk baginya tetapi itu tidak mengatakan apa-apa tentang kualitasnya. Rapha masuk dan melakukan pekerjaan dengan baik," kata Ten Hag.
"Ada hukum permainan di sepak bola papan atas. Anda harus mengambil kesempatan. Satu-satunya hal yang harus dia lakukan adalah berlatih dengan baik dan tampil baik. Dia memiliki permainan, dia memiliki ritme. Kesempatannya akan datang," ujarnya.
Maguire sendiri telah memiliki 53 caps bersama Inggris.
Baca Juga: Solo Kota Ramah dan Bertoleransi
Sementara itu, Man Utd sendiri saat ini berada di posisi kelima di klasemen sementara Liga Primer Inggris musim 2022/2023. Mereka saat ini telah mengoleksi 26 poin dari 14 laga.
Dalam lima laga terakhir, Man Utd berhasil memenangkan tiga pertandingan dengan sisa lainnya berakhir imbang dan kekalahan.