alexametrics

Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan

Fabiola Febrinastri
Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan
Ilustrasi Digital Banking, Bank, Mobile Bangking, Online Banking. (shutterstock)

Pembayaran transaksi di restoran juga mengalami perubahan.

Suara.com - Pertumbuhan digital payment di masa pasca pandemi akan terus mengalami  peningkatan. Pandemi Covid-19 mendorong terjadinya pembayaran secara cashless,  cardless dan contcatless, sehingga hal ini dinilai menjadi prioritas konsumen saat  bertransaksi.

"Adapun dari 629 responden, sebanyak 63,5 persen mengatakan setuju dan 36,5 persen  mengatakan tidak setuju bahwa pandemi mendorong terjadinya pembayaran secara  cashless," ujar Managing Partner Indonesia Industry Outlook (Inventure),  Yuswohady, dalam webinar "Industry Outlook 2021 : Consumer Megashift Post Covid- 19", di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dengan adanya temuan tersebut, maka pada 2021, adopsi konsumen terhadap digital  payment akan mengalami fase kritikal, dimana cara transaksi baru ini bakal menjadi mainstream di area urban.

Tak cuma digital payment, aplikasi digital lain, terutama yang terkait dengan  pembayaran transaksi di restoran juga mengalami perubahan. Yuswohady menyebut,  kini masyarakat lebih menikmati aktivitas transaksi di restoran secara digital,  yaitu mulai dari mencari informasi, resevasi, memilih menu hingga pembayaran.

Baca Juga: Pandemi, BNI Mudahkan Pembayaran Kuliah Lewat Digital Banking

"Hal ini tentu merubah consumer journey ketika ingin dine-in di restoran. Tidak  ada lagi waiting list atau antrean mengular, karena konsumen menuntut restoran  untuk going digital. Akhirnya, consumer journey menjadi lebih efektif dan  efisien," ujar Yuswohady.

Berdasarkan dari hasil riset yang dilakukan oleh Inventure terhadap 419 responden,  setelah vaksin didistribusikan, maka konsumen Indonesia akan semakin massif  mengadopsi perangkat digital dalam menggunakan jasa restoran.

Sekitar 66,7 responden menyebut akan melakukan reservasi secara digital, sementara  52,5 persen responden akan memilih menu dengan secara digital.

Survei Inventure dilakukan kepada 1000 responden selama Agustus-September 2020,  kepada 40 industri di Indonesia, mulai dari banking, otomotif, retail,  transportasi, hotel, hingga Usaha Kecil Menengah (UKM).

Baca Juga: Digital Banking Marak, Siap-siap Kantor Cabang Bank Bakal Mati

Komentar