Covid-19 Bisa Dikalahkan, Warga Wuhan Kini Sudah Bisa Clubbing

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 16:05 WIB
Covid-19 Bisa Dikalahkan, Warga Wuhan Kini Sudah Bisa Clubbing
Klub-klub di kota Wuhan mulai kembali disesaki pengunjung seiring sirnanya virus Corona di kota tersebut. [Getty]

Suara.com - Lampu disko diberbagai klub-klub malam Wuhan kembali menyala. Para warganya mulai berani kembali berdansa ria tanpa embel-embel jaga jarak.

Ya, kota Wuhan yang sempat menjadi episentrum dan disebut-sebut jadi lokasi awal munculnya virus Corona, mulai menuju kekehidupan normal.

Warga di ibu koa Hubei, China itu sudah tak lagi khawatir dengan yang namanya Covid-19. Sejak Mei 2020, Wuhan tak mencatatkan kasus baru infeksi virus Corona.

Menyadur New York Post, Rabu (23/9/2020), klub-klub di kota Wuhan mulai kembali disesaki pengunjung.

Dalam foto yang diambil pada Jumat, 18 September, para pengunjung terlihat bebas bersuka ria tanpa mengenakan masker wajah.

Kembalinya hingar-bingar di bekas episentrum Covid-19 itu berjalan seiring belum bertambahnya kasus COvid-19 di Wuhan. Setidaknya untuk sementara waktu.

Kota di China tengah belum melaporkan kasus yang ditularkan secara lokal sejak pertengahan Mei, lebih dari sebulan setelah mencabut kuncian 76 hari yang menghentikan pergerakan 11 juta penduduk.

Sebelum potret clubing di Wuhan menghebohkan dunia, kota itu sejatinya telah lebih dulu membuka bisnis dan pabrik, restoran, bioskop, hingga tempat karaoke dengan kapasitas pra-pandemi.

Untuk mencegah gelombang kedua, China telah meluncurkan sistem pelacakan kontak yang mengharuskan warga untuk menunjukkan kode kesehatan sebelum memasuki klub.

Warga Wuhan pesta pora di kolam renang. [STR / AFP]
Warga Wuhan pesta pora di kolam renang. [STR / AFP]

Terlepas dari langkah-langkah ketat, upaya pembukaan kembali yang cepat dianggap beberapa pihak mungkin bakal membuat orang terlena.

"Beberapa penduduk telah melepaskan kewaspadaan mereka dan tidak memakai masker saat mereka pergi ke jalan," kata Luo Ping, seorang pejabat pengendalian epidemi di Wuhan, kepada CCTV pada April.

Pada Agustus lalu, foto-foto tak kalah menghebohkan terkait kondisi Wuhan pasca lockdown juga tersebar. Saat itu, orang-orang berkumpul bersama untuk menghadiri pesta kolam renang.

Pada momen tersebut, media pemerintah China justru memberi pembelaan atas apa yang terjadi. Mereka menganggap foto-foto yang tersebar menunjukkan Wuhan telah kembali normal.

"Dibukanya kembali Wuhan tidak berarti semuanya jelas, juga bukan berarti tindakan pencegahan dan pengendalian epidemi yang santai (di dalam kota)," kata Luo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, Hiburan Malam di Wuhan Kembali Ramai dan Orang Tak Pakai Masker

Heboh, Hiburan Malam di Wuhan Kembali Ramai dan Orang Tak Pakai Masker

Health | Rabu, 23 September 2020 | 11:25 WIB

Kabar Baik! Sehari Pasien Sembuh di Sumsel Capai 99 Orang

Kabar Baik! Sehari Pasien Sembuh di Sumsel Capai 99 Orang

Sumsel | Senin, 14 September 2020 | 19:57 WIB

Heboh, Ahli Virologi China Klaim Virus Corona Dibuat di Lab di Wuhan

Heboh, Ahli Virologi China Klaim Virus Corona Dibuat di Lab di Wuhan

Health | Senin, 14 September 2020 | 16:20 WIB

Tetangga Positif Covid-19, Kantor Dinsos Samarinda Tutup Sementara

Tetangga Positif Covid-19, Kantor Dinsos Samarinda Tutup Sementara

Jatim | Senin, 14 September 2020 | 11:54 WIB

Bikin Ngakak! Langgar Protokol Kesehatan, Anak Ini Usul Diceburin Ke Sumur

Bikin Ngakak! Langgar Protokol Kesehatan, Anak Ini Usul Diceburin Ke Sumur

Kalbar | Minggu, 13 September 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

News | Senin, 13 April 2026 | 13:58 WIB

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

News | Senin, 13 April 2026 | 13:54 WIB