Nasib Rawa Kutuk Pamulang Barat, Sumber Air Warga Diurug

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2015 | 13:25 WIB
Nasib Rawa Kutuk Pamulang Barat, Sumber Air Warga Diurug
Rawa Kutuk di Perumahan Witana Harja, Blok C, Pamulang Barat, sebelum diurug [dok. warga Witana Harja]

Suara.com - Pengurugan rawa dan situ di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, terjadi terus. 

Pemerintah kota, mulai dari Wali Kota Airin Rachmi Diany sampai dengan jajaran lurah, menutup mata dan telinga mereka, meski warga sudah menyampaikan keberatan atas kerusakan lingkungan yang terjadi.

Salah satu kasus terjadi di Rawa Kutuk.  Tanggal 19 Oktober 2015 lalu, pengurugan Rawa Kutuk yang terletak di Perumahan Witana Harja, Blok C, Pamulang Barat, mulai dilakukan.

Pengurugan rawa yang terjadi di depan mata kami tentu saja ditolak karena jelas melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan dan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1991 jo Nomor  24 Tahun 2013 tentang Rawa.

Pengurugan yang tidak memiliki ijin tersebut masih berlangsung sampai hari ini, Jumat (23/10/2015). Dengan areal sekitar 2.000 meter persegi dapat dibayangkan berapa truk besar masuk keluar perumahan warga.

Pengurugan tersebut jelas akan mengakibatkan hilangnya sumber air tanah warga yang semuanya memanfaatkan air tanah untuk berbagai kebutuhan hidup sehari-hari. Hal lain yang perlu diwaspadai adalah banjir di musim penghujan.
 
Jajaran pemerintah daerah yang lebih memilih untuk berpihak kepada yang memiliki modal sungguh sikap yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan.
 
Meski Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, telah berulangkali menyerukan perlunya Revolusi Mental ternyata seruan  itu tidak didengar oleh jajaran pemerintah daerah dan mata hati mereka tetap tertutup.
 
Warga Witana Harja, Pamulang Barat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan

Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan

Surat Pembaca | Selasa, 03 November 2020 | 15:34 WIB

Saya Tak Pernah Pakai Nomor Pascabayar Indosat Tapi Ditagih Bayaran

Saya Tak Pernah Pakai Nomor Pascabayar Indosat Tapi Ditagih Bayaran

Surat Pembaca | Selasa, 22 September 2020 | 19:28 WIB

Kecewa dengan Staf BTN Cabang Ciputat

Kecewa dengan Staf BTN Cabang Ciputat

Surat Pembaca | Senin, 06 Maret 2017 | 16:00 WIB

Internet Indosat Bermasalah, Data Pemilik Berubah

Internet Indosat Bermasalah, Data Pemilik Berubah

Surat Pembaca | Selasa, 01 Maret 2016 | 16:12 WIB

Hukuman Pemerintah Tak Bikin Jera Pembuang Sampah

Hukuman Pemerintah Tak Bikin Jera Pembuang Sampah

Surat Pembaca | Jum'at, 24 Juli 2015 | 11:18 WIB

Sanksi Bagi Pelaku Intimidasi Terhadap Pelapor Beras Plastik

Sanksi Bagi Pelaku Intimidasi Terhadap Pelapor Beras Plastik

Surat Pembaca | Jum'at, 29 Mei 2015 | 09:58 WIB

Dulu Motor Dilarang, Sekarang Dibolehkan Lagi

Dulu Motor Dilarang, Sekarang Dibolehkan Lagi

Surat Pembaca | Minggu, 05 April 2015 | 19:31 WIB

Trotoar Diserobot Pemotor Tak Tahu Diri

Trotoar Diserobot Pemotor Tak Tahu Diri

Surat Pembaca | Selasa, 24 Februari 2015 | 19:08 WIB

Apa Kabar Aplikasi Smart City Jakarta?

Apa Kabar Aplikasi Smart City Jakarta?

Surat Pembaca | Kamis, 19 Februari 2015 | 17:45 WIB

Mari Belajar dari Kasus Andi "Ichiro" di Jalanan

Mari Belajar dari Kasus Andi "Ichiro" di Jalanan

Surat Pembaca | Jum'at, 13 Februari 2015 | 19:04 WIB