CEK FAKTA: Kapolri Kesulitan Membongkar Kasus Ferdy Sambo, Banyak Intimidasi dan Manipulasi

Suara Tangsel | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 12:52 WIB
CEK FAKTA: Kapolri Kesulitan Membongkar Kasus Ferdy Sambo, Banyak Intimidasi dan Manipulasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo (Situs Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo terus didesak oleh banyak pihak untuk membongkar kebenaran kasus Ferdy Sambo. Sudah dua bulan dari hari penembakan yang menghilangkan nyawa mendiang Brigadir, namun fakta yang sebenarnya belum juga terkuak. Bahkan hingga terbangun isu bahwa kekuatan Sambo melebihi kekuatan Sigit, dan karena kedekatan pribadi mereka, juga banyaknya nama yang akhirnya terlibat dari kalangan kepolisian, sehingga Sigit takut, dan tidak berani benar-benar menguak kebenaran serta memberantas seluruh yang terlibat.

Sigit, dalam bincang sebuah acara televisi, mengatakan bahwa dirinya memang menemukan kesulitan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya atas kasus Sambo. Bukan karena takut terhadap Sambo, namun karena banyaknya rekayasa yang dibangun oleh Sambo. Bahkan, ketika pertama kali kabar ini mencuat, dan Sambo menemui Sigit, Sambo meyakinkan Sigit bahwa ia tidak melakukan penembakan.

"Memang awalnya bingung dan agak sulit. Karena memang diawal-awal, FS ini kan menceritakan peristiwa skenario yang terjadi di Duren Tiga itu peristiwa tembak menembak," kata Sigit, dilansir Rabu, 7 September 2022. Sigit mengaku sempat meminta Sambo untuk menyampaikan kejujuran, apa yang sebenarnya terjadi, "Dan itu kan disampaikan ke banyak orang, termasuk saya juga. Hingga pada saat itu, saya tanyakan pada FS, 'kamu jujur kamu terlibat atau tidak?'. Dua kali saya tanyakan. Karena saya bilang, akan proses ini sesuai dengan fakta. Jadi kalo kiranya peristiwanya tidak seperti itu, ceritakan. Tapi kalo memang seperti itu, nanti kita lihat pembuktiannya sesuai fakta," tambah Sigit.

Ilustrasi Manipulasi [Depositphotos]
Ilustrasi Manipulasi (sumber: Depositphotos)

Ketika di dalami, perancangan skenario rekayasa tersebut juga dibuat Sambo untuk disampaikan ke orang berpengaruh. Karena memang Sambo memiliki kedekatan dengan beberapa pihak, dan jabatan yang mempunyai kewenangan untuk menekan, selain kebohongan dan manipulasi, dikatakan oleh Sigit, Sambo juga sempat melakukan intimidasi. Meskipun, intimidasi ini bukan dilakukan terhadap dirinya, melainkan terhadap para penyidik.

Tim penyidik sempat merasa ketakutan ketika di awal menangani kasus ini, karena Sambo menggunakan pengaruhnya untuk melakukan pengancaman dan menekan penyidik. “Mereka (penyidik) sempat ketakutan. Karena ada bahasa-bahasa bahwa mereka semua akan berhadapan dengan yang bersangkutan (Sambo),” kata Sigit.

Kabar intimidasi untuk menghalangi penyidikan ini sampai ke telinga Sigit, sehingga ia mengambil langkah dengan menonaktifkan Sambo sebagai Kadivpropam. Sigit menjelaskan, “Kita minta untuk Sambo, kita non-aktifkan saat itu. Karena kami dapatkan informasi-informasi, ada kesulitan dari Timsus saat itu untuk bekerja dengan baik,”.

Melihat pernyataan Jenderal Listyo diatas, faktanya, kesulitan Kapolri untuk membongkar kasus Sambo dirasakan ketika awal penyidikan. Karena Sambo mengakui kejadian palsu padanya, dan adanya upaya penghalangan penyidikan oleh Sambo dengan mengintimidasi Tim Penyidik. Namun, setelah berjalannya penyidikan, kebenaran sudah mulai terkuak. Sambo pun sudah mengakui bahwa ia adalah dalang dalam pembunuhan berencana tersebut. Dan beberapa tersangka lain juga sudah diketahui, bahkan pihak-pihak dalam institusi Polri yang membantu Sambo dalam membuat rekayasa kejadian juga banyak terungkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Uji Kebohongan Hari Ini di Puslabfor Polri

Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Uji Kebohongan Hari Ini di Puslabfor Polri

Sumut | Kamis, 08 September 2022 | 11:16 WIB

Tiga Pelanggaran yang Membuat Kombes Agus Nurpatria Dipecat Menyusul Ferdy Sambo

Tiga Pelanggaran yang Membuat Kombes Agus Nurpatria Dipecat Menyusul Ferdy Sambo

| Rabu, 07 September 2022 | 20:47 WIB

Mahasiswi Demo Tolak Kenaikan BBM Berdarah-darah, Kapolri Didesak Evaluasi Tindakan Represif Polisi di Bengkulu

Mahasiswi Demo Tolak Kenaikan BBM Berdarah-darah, Kapolri Didesak Evaluasi Tindakan Represif Polisi di Bengkulu

News | Rabu, 07 September 2022 | 14:59 WIB

Terkini

Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG

Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:39 WIB

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 Resmi Rilis: Chip HP Midrange Anyar, Skor AnTuTu Tinggi

Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 Resmi Rilis: Chip HP Midrange Anyar, Skor AnTuTu Tinggi

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri

Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar

Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar

Sumut | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:17 WIB

HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh

HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:16 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan

5 Rekomendasi Earphone Kabel Terlaris di Shopee: Praktis, Harga Ekonomis Mulai Rp20 Ribuan

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?

Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:09 WIB