Dalam masa peralihan musim kemarau ke musim hujan yang disebut musim pancaroba, penyakit yang sangat rentan diderita adalah influenza. Batuk, pilek, demam, masuk angin, radang tenggorokan seperti juga sedang "musim".
Hal ini disebabkan daya tahan tubuh yang melemah akibat perubahan cuaca, sehingga mudah terkena penyakit. Meskipun tergolong ringan, terkena flu membuat aktivitas harian menjadi terganggu, bahkan jika diiringi demam, harus beristirahat sepenuhnya diatas kasur, dan tentunya mengurangi produktivitas.
Dengan kondisi seperti ini, maka diperlukan vitamin tambahan untuk menguatkan daya tahan tubuh. Berikut beberapa jenis vitamin yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang influenza.
VITAMIN C
Sebagai penambah daya tahan tubuh, peran vitamin C sudah cukup banyak diketahui. Sehingga untuk mendapatkannya pun sangat mudah, sangat banyak Vitamin C beredar di pasaran, dalam berbagai bentuk.
Suplemen Vitamin C, ada dalam berbagai bentuk. Ada dalam bentuk tablet, kapsul, ataupun cairan dan menjadi minuman kesehatan. Ada vitamin C murni, ada pula yang dicampur dengan vitamin lain, atau kandungan-kandungan pendukung seperti zinc, vitamin b complex, maupun vitamin E.
Kadar kebutuhan harian minimal untuk tubuh, berbeda antara laki-laki dan wanita. Untuk laki-laki dianjurkan minimal mengkonsumsi vitamin C 90mg per hari. Sedangkan untuk wanita, dianjurkan mengkonsumsi vitamin C minimal 75mg per hari.
Selain dalam bentuk suplemen, ada sumber-sumber alami untuk mendapatkan vitamin c, yakni dari buah-buahan seperti jeruk dan stroberi, serta dari sayur-sayuran seperti brokoli, paprika, bayam juga kale. Sayur dan buah ini memiliki kandungan vitamin C yang baik untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anda secara alami.
VITAMIN B6
Vitamin B6 diperlukan tubuh untuk meningkatkan produksi sel darah merah dan sel darah putih, sehingga daya tahan tubuh pun meningkat dan dapat menjaga dari penyakit menular seperti influenza.
Suplemen vitamin B6, biasanya ada dalam bentuk tablet. Baik dengan kandungan vitamin B6 murni, atau sudah tergabung dengan vitamin B lain sehingga menjadi tablet vitamin B complex.
Secara alami, vitamin B6 bisa didapatkan dengan mengkonsumsi protein hewani seperti unggas, serta ikan laut dalam seperti tuna dan salmon. Bisa juga dengan mengkonsumsi pisang dan kacang polong. Beberapa sereal yang dijual bebas juga banyak yang mengandung vitamin B6.
VITAMIN E
Meskipun lebih dikenal sebagai vitamin yang baik untuk menjaga keelastisitasan kulit, menurut penelitian, vitamin E juga dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Sehingga dapat mengurangi resiko terpapar virus seperti influenza.
Bentuk suplemen vitamin E umumnya berbeda dengan vitamin lain. Bukan dalam bentuk tablet, namun dalam bentuk kapsul lunak. Untuk cara alami mendapatkan vitamin E, dapat ditemukan dari makanan seperti kacang kedelai, kacang tanah, minyak serta biji bunga matahari, sayuran hijau, kacang almond, labu dan alpukat.
VITAMIN D
Khasiat vitamin D yang umum diketahui adalah untuk kebaikan tulang. Namun kelebihan lain dari vitamin D ternyata juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, dan membuat tidak mudah terkena virus atau bakteri, sehingga tidak mudah pula terpapar influenza.
Vitamin D biasanya ditemukan dalam bentuk tablet, tablet effervescent, dan juga produk susu yang mengandung kalsium. Untuk makanan , sapi, minyak ikan kod, serta ikan sarden adalah jenis makanan yang tinggi akan vitamin D.
POLIFENOL
Polifenol adalah senyawa alami pada tumbuhan yang berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh. Berbagai penelitian menyatakan bahwa polifenol bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel akibat bahaya radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh dapat terlindungi dari berbagai resiko penyakit, termasuk influenza.