Kenali Kalimat-kalimat yang Digunakan Pelaku 'Gaslighting' untuk Memanipulasi Pikiran Korban

Suara Tangsel

Senin, 03 Oktober 2022 | 13:39 WIB
Kenali Kalimat-kalimat yang Digunakan Pelaku 'Gaslighting' untuk Memanipulasi Pikiran Korban
Ilustrasi gaslighting (Twitter)

 'Gaslighting' dapat diartikan sebagai salah satu bentuk manipulasi yang terjadi dalam hubungan yang tidak sehat. Orang yang terkena manipulasi 'gaslighting', akan kehilangan nalar pribadinya, dan mempercayai ucapan dari pelaku 'gaslighting'.

Siapa pun rentan terhadap 'gaslighting'. Bahkan seringkali seseorang tidak menyadari telah menjadi korban, karena telah di 'cuci otak' oleh pelaku. Cara pelaku memanipulasi korban adalah dengan mengeluarkan kalimat doktrin sehingga korban mempercayainya dan tunduk terhadap apa yang dikatakannya.

CONTOH KALIMAT 'GASLIGHTING'

Berikut contoh kalimat yang kerap digunakan oleh pelaku 'gaslighting' untuk memanipulasi korban.

* "Kamu sensitif banget deh"

Salah satu kalimat khas yang dikeluarkan pelaku 'gaslighting' adalah menyebut korban “terlalu emosional” atau "terlalu sensitif" tanpa memberikan empati terhadap perasaan korban yang sebenarnya. Pelaku akan selalu membuat korban mempertanyakan emosi yang dirasakan, hingga akhirnya korban tak berani menunjukkan emosimu di kemudian hari.

* "Bercanda doang kali"

Label 'cuma bercanda' biasanya ditonjolkan oleh pelaku 'gaslighting' untuk menunjukkan komentar atau perilakunya yang negatif. Pelaku dapat dengan mudah mengejek korban, memberi korban nama panggilan konyol, menceploskan candaan yang menyinggung, kemudian menutupi fakta perkataan buruknya dengan mengatakan dirinya ‘cuma bercanda’. Ini salah satu taktik paling populer yang dilakukan oleh pelaku 'gaslighting'.

* "Ga usah drama deh"

Ketika di protes atas tindakannya, biasanya pelaku 'gaslighting' akan berbalik menuduh korban terlalu mendramatisir keadaan.

baca juga

* "Ah, kamu aja 'insecure'"

Seorang pelaku 'gaslighting' biasanya tidak akan pernah membiarkan korban mengatasi rasa insecure yang dialaminya. Ketika korban berusaha menyampaikan kekhawatirannya, bukan mengevaluasi perilakunya, pelaku malah akan berbalik menyerang perasaan korban, dengan mengatakan korban 'insecure', dan kemudian pelaku akan pergi meninggalkan korban dengan perasaan tak nyaman tersebut.

* "Aku kan ga niat gitu, jangan salahin aku dong"

Pelaku 'gaslighting' tidak akan mau disalahkan, meskipun telah melakukan kesalahan. Pelaku akan berdalih bahwa tidak pernah berniat melakukan perilaku buruk tersebut, hanya ketidaksengajaan, sehingga tidak perlu bertanggungjawab.

* "Yaudh, lupain ya"

Bukan menyelesaikan masalah, biasanya pelaku 'gaslighting' akan mengalihkan fokus yang ada di depan mata dengan meminta korban melupakan yang telah terjadi. Pengalihan fokus ini akan membuat korban melupakan permasalahan yang ada sementara waktu.

* "Ah, kayaknya kamu salah ingat deh"

Seorang pelaku 'gaslighting' dapat dengan mudah menuduh bahwa ingatan korban adalah salah atau tidak benar. Sehingga korban akan mempertanyakan dirinya tentang kenyataan yang korban alami. Ini salah satu cara pelaku memanipulasi korbannya.

* "Kayaknya kamu butuh bantuan"

Jika dilihat sepintas, ini seperti pelaku memiliki perhatian dan kekhawatiran terhadap korban. Namun, sebenarnya ini adalah cara pelaku memanipulasi korban dengan membuat korban merasa adanya gangguan dalam dirinya. Sehingga perlahan, korban merasa ada yang salah dengan dirinya.

* "Jangan terlalu diambil hatilah"

Kalimat ini terlihat tidak berarti, namun sebenarnya dikeluarkan pelaku 'gaslighting' untuk membuat korban merasa hatinya tidak perlu dirasakan, dan akhirnya terpaksa menutupi perasaan yang sesungguhnya.

* "Ah, ga pernah ada begitu deh"

Kalimat manipulasi ini biasa pelaku keluarkan untuk tidak mengakui kejadian yang ada, sehingga korban menjadi tidak dapat membedakan kenyataan yang dia rasakan, dengan kenyataan yang diungkap seorang pelaku 'gaslighting'.

* "Masalahnya bukan di aku, tapi kamu masalahnya"

Ini merupakan sebuah kalimat yang bisa menyebabkan penyiksaan psikologis pada diri seseorang. Korban dipaksa untuk mempertanyakan dirinya dan dibuat berpikir bahwa dirinya adalah sebuah masalah. Dan pelaku 'gaslighting' tidak akan memiliki rasa bersalah sedikit pun. Pelaku sangat memahami bahwa ketika ia membuat korban mempertanyakan dirinya, maka ia akan lolos dari berbagai macam masalah yang telah ia buat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lesti Kejora Diduga Korban 'Gaslighting' Rizki Billar, Kenali Ciri-ciri Pelaku 'Gaslighting'

Lesti Kejora Diduga Korban 'Gaslighting' Rizki Billar, Kenali Ciri-ciri Pelaku 'Gaslighting'

Tangsel | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Cegah Kejadian Lesti Kejora dan Rizki Billar, Kenali "Gaslighting", Penyiksaan Psikologis dalam Hubungan yang Tidak Sehat

Cegah Kejadian Lesti Kejora dan Rizki Billar, Kenali "Gaslighting", Penyiksaan Psikologis dalam Hubungan yang Tidak Sehat

Tangsel | Minggu, 02 Oktober 2022 | 23:12 WIB

(Bagian 3) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Giant Menurut Pakar

(Bagian 3) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Giant Menurut Pakar

Tangsel | Rabu, 28 September 2022 | 23:36 WIB

(Bagian 2) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Suneo dan Shizuka Menurut Pakar

(Bagian 2) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Suneo dan Shizuka Menurut Pakar

Tangsel | Rabu, 28 September 2022 | 23:30 WIB

(Bagian 1) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Nobita Menurut Pakar

(Bagian 1) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Nobita Menurut Pakar

Tangsel | Rabu, 28 September 2022 | 23:25 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×