Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Suara Tangsel | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:33 WIB
Bagian 3: Sambo Meminta Bripka RR Menembak, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU
ilustrasi polisi dan keadilan (hukumonline)

Berikut kronologi kejadian dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap Bharada E, dengan sedikit perubahan bahasa. Lanjutan dari Bagian 1 dan Bagian 2.

PUTRI CANDRAWATHI DAN SELURUH AJUDAN BERANGKAT KE JAKARTA

Pada hari Jumat, sekitar pukul 10.00 WIB, Putri Candrawathi berangkat ke Jakarta dengan maksud ingin menceritakan kejadian yang menimpanya kepada Ferdy Sambo. Putri Candrawathi mengajak Kuat Ma’ruf untuk mengemudikan mobil, dan juga Bharada E untuk mengawal dengan posisi duduk Putri Candrawathi di kursi tengah bersama Asisten Rumah Tangga bernama Susi, dan Bharade E bersama Kuat Ma’ruf di depan.

Bripka RR berangkat dengan mobil yang berbeda bersama Brigadir J, dengan posisi Bripka RR yang mengemudikan mobil. Sebagai pengamanan senjata api dan senjata laras panjang milik Brigadir J yang sebelumnya sudah diamankan di dalam kamar anak Ferdy Sambo, dalam keberangkatan ke Jakarta, Bripka RR menyimpan kedua senjata tersebut di mobil yang ditumpangi Putri Candrawati. Senjata api ditaruh di dalam dashboard mobil, dan senjata laras panjang dititipkan pada Bharada E yang kemudian ditaruh di bagian kaki kursi depan sebelah kiri.

FERDY SAMBO MERAYU BRIPKA RR

Tiba di Jakarta sekitar pukul 15.40, Putri Candrawathi dan seluruh ajudan melakukan PCR secara bergantian. Dengan kondisi, Ferdy Sambo sudah terlebih dulu tiba di rumah setelah dari kantor. Bharada E menyimpan senjata api dan senjata laras panjang milik Brigadir J di lemari senjata di dalam kamar pribadi Ferdy Sambo sesuai permintaan Putri Candrawathi.

Kemudian Putri Candrawathi menemui Ferdy Sambo di lantai 3 dan menceritakan bahwa dirinya telah dilecehkan oleh Brigadir J, sehingga membuat Ferdy Sambo menjadi marah. Namun dengan kecerdasan dan pengalaman puluhan tahun sebagai seorang anggota Kepolisian, Ferdy Sambo berusaha menenangkan dirinya lalu memikirkan serta menyusun strategi untuk merampas nyawa Brigadir J.

Lalu Ferdy Sambo memanggil Bripka RR menggunakan ‘Handy Talkie’ (HT) untuk menemuinya di lantai tiga. Ferdy Sambo pun bertanya ke Bripka RR, “Ada apa di Magelang?”, Bripka RR menjawab, “Tidak tahu, Pak,”. Kemudian Ferdy Sambo menyampaikan “Ibu (Putri Candrawathi) sudah dilecehkan oleh Yosua,” dan bertanya kepada Bripka RR, “Kamu berani ngga tembak dia (Brigadir J)?”, Dijawab oleh Bripka RR, “Tidak Berani, Pak. Karena saya ngga kuat mentalnya, Pak,”.

Kemudian Ferdy Sambo mengatakan kepada Bripka RR, “Tidak apa-apa, tapi kalau dia (Yosua) melawan, kamu ‘back up’ saya di Duren Tiga,”. Atas perkataan tersebut, Bripka RR tidak memberikan bantahan.

BRIPKA RR MENJERUMUSKAN BHARADA E

Dikarenakan tidak adanya bantahan, kemudian Ferdy Sambo memanggil Bharada E. Bripka RR yang sudah mengetahui niat Ferdy Sambo untuk merampas nyawa Brigadir J, tidak berusaha menghentikan Ferdy Sambo agar tidak melakukan niatnya tersebut, malah langsung menemui Bharada E di teras.

Bripka RR bukannya memberitahu niat dan rencana jahat dari Ferdy Sambo malah ikut mendukung kehendak Ferdy Sambo dan berkata kepada Bharada E, ”Cad, dipanggil Bapak ke lantai 3, naik lift saja, Cad!”. Lalu Bharada E sempat menanyakan, ”Untuk apa, Bang?”. Meskipun Bripka RR sudah mengetahui rencana perampasan nyawa Brigadir J, namun secara sengaja tidak mau menceritakan dengan jujur keinginan Ferdy Sambo tersebut, dan Bripka RR juga tidak menyarankan Bharada E untuk menolak bila diminta oleh Ferdy Sambo.

Bripka RR tetap menyembunyikan rencana jahat Ferdy Sambo dengan menjawab, ”Nggak tau,”.

Atas sikapnya, Bripka RR didesak oleh JPU dikarenakan dianggap tidak memanfaatkan kesempatan untuk menghalangi niat jahat Ferdy Sambo, dan tidak berusaha menyelamatkan Bharada E dengan menyembunyikan rencana penembakan Brigadir J yang padahal ia ketahui. Lanjut bagian 4, Sambo mendoktrin Bharada E hingga mau menembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 2 : Terprovokasi Kuat Maruf, Putri Candrawathi Mengadu ke Ferdy Sambo, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

Bagian 1: Keributan di Magelang, Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Surat Dakwaan JPU

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:14 WIB

Dakwaan JPU: Bripka RR Hilangkan Kesempatan 'Menyelamatkan' Bharada Elizier

Dakwaan JPU: Bripka RR Hilangkan Kesempatan 'Menyelamatkan' Bharada Elizier

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Ungkap Perintah Hajar Disalah Artikan Bharada E Menjadi Tembak

Pengacara Ferdy Sambo Ungkap Perintah Hajar Disalah Artikan Bharada E Menjadi Tembak

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Bukan Hanya Bertengkar dengan Mendiang Brigadir J, Kuat Ma'ruf Ternyata Berperan Besar Memprovokasi Putri Candrawathi

Bukan Hanya Bertengkar dengan Mendiang Brigadir J, Kuat Ma'ruf Ternyata Berperan Besar Memprovokasi Putri Candrawathi

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 22:24 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Sumut | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:41 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB