TERBARU! Ditemukan Dalam Dugaan Mati Kelaparan, Keluarga di Kalideres Diketahui Memiliki Aset Senilai Rp3,8Milyar, Dicurigai Delusi Bersama

Suara Tangsel | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 21:36 WIB
TERBARU! Ditemukan Dalam Dugaan Mati Kelaparan, Keluarga di Kalideres Diketahui Memiliki Aset Senilai Rp3,8Milyar, Dicurigai Delusi Bersama
Satu Keluarga Tewas di Kalideres (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Kamis (10/11/2022) kemarin, masyarakat dihebohkan dengan adanya temuan jasad satu keluarga yang sudah membusuk di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat.

Jasad yang ditemukan terdiri dari empat orang yakni Ayah yang berinisial RG (71), Ibu berinisial RM (66), Anak berinisial DF (42), dan Paman berinisial BG (68) ditemukan dengan keadaan lambung yang kosong tidak terisi nutrisi selama kurang lebih 3 minggu. Dari hasil forensik, diduga bahwa kematian keempatnya dikarenakan kelaparan.

Dilihat dari tempat kejadian juga tidak ditemukannya bahan-bahan makanan, sehingga menguatkan dugaan keluarga tersebut mengalami kelaparan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan saksi, fakta hasil forensik menjadi rancu.

Salah satu kerabat yang diketahui adik kandung dari si Ibu, salah satu jasad yang ditemukan, sebut saja RA (64) mengatakan bahwa keadaan ekonomi keluarga tersebut diketahui dalam keadaan baik. 

"Kecil sih kalau menurut saya ya. Ini rada aneh juga sih saya juga bingung, misalnya kalau dia lapar, enggak ada makanan atau kurang buat makan, kan dia bisa menghubungi kita (keluarga)," terang RA.

Kombes Hengki Haryadi selaku Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimum) Polda Metro Jaya yang turut ambil bagian dalam kasus ini juga mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jika keempatnya meninggal karena kelaparan. 

"Diksi kematian disebabkan karena kelaparan itu belum bisa dipertanggungjawabkan," ujar Kombes Hengki Haryadi, pada Sabtu (12/11/2022).

Olah TKP di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Olah TKP di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres (sumber: Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Kerancuan lain yang tidak mendukung bahwa keluarga tersebut mati kelaparan yakni dikarenakan lokasi penemuan yang merupakan rumah tinggal keluarga tersebut berada di perumahan elite Kalideres senilai Rp3,8Milyar. Informasi warga setempat juga ketua RT, keluarga tersebut memiliki keadaan ekonomi yang berkecukupan.

Menjadi perhatian saat di TKP banyak ditemukan kapur barus yang diduga digunakan untuk menangkal bau busuk ketika mayat keempatnya membusuk. Atas temuan ini, ada dugaan bahwa keluarga tersebut meninggal secara bergantian, sehingga yang masih bernyawa menaruh kapur barus untuk menghilangkan bau tidak sedap dari mayat yang membusuk.

Di TKP juga tidak ditemukan darah ataupun tanda kekerasan fisik pada tubuh keempatnya. Kondisi di dalam rumah juga tidak terlihat adanya pencurian atau tindak kriminal lainnya, masih tersusun dengan rapi layaknya rumah dalam keadaan normal.

Listrik rumah tersebut juga diketahui sudah dimatikan karena menunggak selama 3 (tiga) bulan, dan sebelum pemutusan hubungan listrik, anak dari keluarga tersebut yakni DF masih berkomunikasi dengan petugas.

Selain itu pada bulan September lalu, keluarga tersebut melarang Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk masuk ke dalam rumah. "Pada September petugas Jumantik ingin cek keadaan rumah, petugas Jumantik tidak boleh masuk," terang Kapolsek Kalideres AKP Syarfri. 

DIDUGA DELUSI BERSAMA

Atas banyaknya fakta-fakta yang semakin memperlihatkan kerancuan dari meninggalnya keluarga tersebut, muncul dugaan dari publik bahwa kejadian yang menimpa keluarga tersebut sama halnya seperti yang terjadi di India, kejadian tragis yang dikenal dengan ‘Burari Death’, yakni kematian 11 orang anggota keluarga di Distik Burari, New Delhi, India pada tahun 2018 lalu tanpa adanya tanda-tanda pembunuhan.

Dilansir dari Wikipedia, pada peristiwa ‘Burari Death’, sepuluh orang ditemukan tergantung, sementara anggota keluarga tertua, sang nenek, tercekik. Mayat mereka ditemukan pada tanggal 1 Juli 2018; di pagi hari setelah kematian. Polisi telah menetapkan kematian sebagai ritual bunuh diri massal, dimotivasi oleh delusi bersama atau psikosis.

Keluarga di India dalam peristiwa Burari Death [Times Of India]
Keluarga di India dalam peristiwa Burari Death (sumber: Times Of India)

Publik pun melihat adanya kesamaan antara peristiwa kematian keluarga di Kalideres dengan peristiwa kematian keluarga di Burari, dimana satu keluarga ditemukan meninggal secara bersama-sama tanpa adanya tanda kriminal dan motif yang mendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Psikologi Forensik Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres Ada Kemungkinan Pembunuhan Ataupun Bunuh Diri

Ahli Psikologi Forensik Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres Ada Kemungkinan Pembunuhan Ataupun Bunuh Diri

| Senin, 14 November 2022 | 21:29 WIB

Kuat Maruf Ngantuk Saat Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kuat Maruf Ngantuk Saat Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Brigadir J

| Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:25 WIB

Kamaruddin Simajuntak Kembali Muncul, Tepiskan Tuduhan Perkosaan Brigadir J: Putri Candrawathi Otak Pembunuhan, Karena Hasratnya Tidak Dipenuhi

Kamaruddin Simajuntak Kembali Muncul, Tepiskan Tuduhan Perkosaan Brigadir J: Putri Candrawathi Otak Pembunuhan, Karena Hasratnya Tidak Dipenuhi

| Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:24 WIB

Sibuk Main Media Sosial, Suami di Pemalang Bunuh Istri

Sibuk Main Media Sosial, Suami di Pemalang Bunuh Istri

| Kamis, 22 September 2022 | 18:38 WIB

Siswi SMA di Bantaeng Dipacari, Dipaksa Berhubungan Intim, Dibunuh, Dimutilasi

Siswi SMA di Bantaeng Dipacari, Dipaksa Berhubungan Intim, Dibunuh, Dimutilasi

| Rabu, 14 September 2022 | 05:12 WIB

Terkini

Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya

Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:08 WIB

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

Menanam Mindset Baru, Setiap Luka Bisa Jadi Peluang di From Zero to Survive

Menanam Mindset Baru, Setiap Luka Bisa Jadi Peluang di From Zero to Survive

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

'Musik Adalah Cara Saya Bernapas' : Mengenal Agustiyan Solois, Sang Guru yang Bermusik dengan Hati

'Musik Adalah Cara Saya Bernapas' : Mengenal Agustiyan Solois, Sang Guru yang Bermusik dengan Hati

Bogor | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:02 WIB

Terjebak di Lift, Film Thriller Indonesia Ini Sajikan Teror Mencekam

Terjebak di Lift, Film Thriller Indonesia Ini Sajikan Teror Mencekam

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:00 WIB

Foto Berdua Mendadak Lenyap di IG, Ariel Tatum dan Daffa Wardhana Putus?

Foto Berdua Mendadak Lenyap di IG, Ariel Tatum dan Daffa Wardhana Putus?

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:00 WIB

Buka Puasa Bandar Lampung 19 Maret 2026 Jam Berapa? Menjelang Magrib, Catat Waktunya

Buka Puasa Bandar Lampung 19 Maret 2026 Jam Berapa? Menjelang Magrib, Catat Waktunya

Lampung | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:59 WIB

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:57 WIB

Lagi-lagi Depok! Viral Shalat Idul Fitri Lebih Dulu, Netizen Soroti Hal Ini

Lagi-lagi Depok! Viral Shalat Idul Fitri Lebih Dulu, Netizen Soroti Hal Ini

Bogor | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB