tangsel

CEK FAKTA: Awan Unik di Turki Terkait dengan HAARP dan Gempa Bumi

Suara Tangsel Suara.Com
Senin, 27 Februari 2023 | 12:28 WIB
CEK FAKTA: Awan Unik di Turki Terkait dengan HAARP dan Gempa Bumi
Awan Merah tak biasa yang menjadi dugaan HAARP sebagai pemicu Gempa Turki. (Instagram)

Sebuah postingan di Media Sosial Instagram pada tanggal 11 Februari 2023 oleh akun @flateartfightclub memperlihatkan foto formasi awan merah melingkar di atas peta Turki dan Suriah utara dengan tulisan, "#HAARP cloud; lalu berminggu-minggu kemudian; GEMPA BUMI DAN KEMATIAN besar-besaran,".

Postingan tersebut disukai lebih dari 100 orang dalam dua minggu. Postingan serupa yang diunggah oleh akun Instagram lain juga telah mengumpulkan banyak penyuka yang mendukung.

Para pengguna media sosial memang banyak yang mengaitkan bencana yang terjadi di Turki dan Suriah kemarin merupakan dampak dari proyek yang dilakukan AS bernama High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).

Perlu diketahui, melansir dari situs resminya, HAARP merupakan upaya ilmiah yang bertujuan untuk mempelajari sifat dan perilaku ionosfer. Menurut NASA, ionosfer membentang 50 hingga 400 mil di atas permukaan bumi, tepat di tepi ruang angkasa. Bersama dengan atmosfer atas yang netral, ionosfer membentuk batas antara atmosfer bawah Bumi (tempat kita bernapas) dan ruang hampa udara.

Ini bukan pertama kalinya HAARP menimbulkan konspirasi di sejumlah bencana yang terjadi di dunia. Sebelumnya, HAARP juga pernah diklaim menyebabkan gempa Haiti 2010, gempa bumi dan tsunami Chili 2010, serta gempa bumi dan tsunami Jepang pada 2011. Kemudian, longsor besar-besaran yang terjadi di Filipina tahun 2006 juga dikaitkan dengan HAARP. 

Sehingga, pada isu terkait Gempa Turki kemarin, foto Awan Merah yang di klaim sebagai pemicu oleh HAARP menjadi perbincangan luas.

Dampak Gempa Turki [CNBC news]
Dampak Gempa Turki (sumber: CNBC news)

Namun, USAtoday menyatakan bahwa klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta. Awan pada gambar tersebut dijelaskan merupakan awan lenticular, yang terbentuk saat udara mengalir di atas pegunungan, menurut para ahli. Formasi awan tidak dapat mempengaruhi atau memprediksi gempa bumi. Program Riset HAARP, tidak memiliki kemampuan untuk membuat atau mempengaruhi bencana alam.

Awan tersebut bukanlah buatan manusia dan tidak ada hubungannya dengan beberapa gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah, yang menewaskan lebih dari 41.000 orang. Seorang ilmuwan atmosfer di California Institute of Technology, Anna Jaruga menjelaskan bahwa awan yang terlihat tidak biasa di Bursa, Turki pada 19 Januari 2023 tersebut merupakan Awan Lenticular. "Awan (Lenticular) biasanya terbentuk ketika angin kencang bertiup di sekitar pegunungan," terang Anna Jaruga. "Tidak mungkin HAARP menciptakan awan seperti itu," tambahnya.

Terlihat di langit Bursa, yang terletak di sebelah Gunung Uluda, awan tersebut dinyatakan tidak dapat mempengaruhi atau meramalkan gempa bumi 3 Februari. Seorang Profesor Ilmu Atmosfer di University of Melbourne, Todd Lane menegaskan hal tersebut, "Tidak ada hubungan antara gempa bumi dan pembentukan awan," kata Todd Lane. "Saran apa pun tentang tautan itu sepenuhnya salah," tegasnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: FBI Memberikan Klaim Tanda Zodiak Paling Berbahaya

Jessica Mathews, Program Manager HAARP dalam laporan USAtoday pun membantah tudingan tersebut. "Gempa bumi baru-baru ini dan korban jiwa yang tragis di Turki menyoroti kehancuran yang dapat ditimbulkan oleh bencana alam. Peralatan penelitian di situs HAARP tidak dapat menciptakan atau memperkuat bencana alam," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI