Program Biomassa dan Batu Bara di PLTU Tingkatkan Bauran Energi Terbarukan

Tantrum

Selasa, 07 Juni 2022 | 07:55 WIB
Program Biomassa dan Batu Bara di PLTU Tingkatkan Bauran Energi Terbarukan
suara.com

TANTRUM - Program substitusi biomassa atau co-firing pada pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara dinilai meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 1,8 persen.

"Program co-firing ini akan meningkatkan bauran EBT sekitar 1,8 persen melalui substitusi sebagian batu bara dengan biomassa sampai dengan kurang lebih 10 persen," kata Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Edi Wibowo di Jakarta, Selasa, 7 Juni 2022.

Pemerintah Indonesia menggunakan biomassa sebagai substitusi bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara untuk mempercepat pemanfaatan EBT menuju target 23 persen pada tahun 2025. Program co-firing sejalan dengan upaya Indonesia menuju target netralitas karbon pada tahun 2060.

Kementerian ESDM memproyeksikan kebutuhan biomassa untuk co-firing sekitar 10,2 juta ton per tahun pada 2025 dan implementasi program itu akan memberikan dampak terhadap penurunan emisi sekitar 11 juta ton karbondioksida.

Edi menyampaikan, co-firing tak hanya meningkatkan kontribusi EBT pada bauran energi nasional, tetapi juga berdampak positif kepada pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Program co-firing merupakan bagian dari ekosistem listrik kerakyatan dan land preservation program yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyediaan biomassa, sehingga sekaligus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi setempat karena membuka lapangan kerja dan peluang bisnis di sektor biomassa khususnya yang berbasis sampah dan limbah," jelas Edi.

Pada 2022 target pemanfaatan biomassa sebanyak 450 ribu ton yang akan menghasilkan produksi energi hijau sebesar 334 gigawatt jam dengan pengurangan emisi sebesar 340 ribu ton karbondioksida.

Hingga April 2022 realisasi co-firing telah sebanyak 175 ribu ton biomassa dan menghasilkan produk energi hijau sebesar 185 gigawatt jam dengan pengurangan emisi sebesar 184 ribu ton karbondioksida.

Saat ini PLN telah berhasil melakukan implementasi pencampuran biomassa dengan batu bara pada 31 lokasi dari target 35 lokasi di tahun 2022. Dalam waktu dekat PLTU Air Anyir berkapasitas 2x30 megawatt sebagai unit pembangkitan utama di Pulau Bangka akan turut aktif dalam menerapkan program co-firing biomassa tersebut.

PLN sudah menjalin kontrak untuk penyediaan woodchip pada PLTU Air Anyir sebesar 15.000 ton untuk periode satu tahun dan direncanakan pengiriman perdana ke unit pada Juli 2022 mendatang.

PLTU Air Anyir telah melakukan uji bakar menggunakan woodchip 5,0 persen dengan hasil aman dan memenuhi parameter desain pada 19 April 2021. Pengujian dilakukan pada beban kotor 25 megawatt dengan menggunakan 36 ton biomassa dengan hasil secara umum kondisi semua parameter boiler dan operasi normal.

PLN juga telah mengupayakan penyediaan bahan baku dari berbagai sumber antara lain melalui pemanfaatan lahan tanaman energi, pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan, pemanfaatan lahan kering, serta pemanfaatan sampah.

"Mempercepat implementasi co-firing biomassa pada PLTU, Kementerian ESDM telah melakukan penyusunan Peraturan Menteri ESDM tentang pemanfaatan biomassa sebagai campuran bahan bakar pada PLTU yang telah memasuki tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?

PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:34 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027

Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Giliran Beli Rumah Disebut MBR, Giliran Bayar Pajak Dianggap Kaya Raya

Giliran Beli Rumah Disebut MBR, Giliran Bayar Pajak Dianggap Kaya Raya

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:40 WIB

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:35 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad

Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:16 WIB

Di Bawah Rp30 Ribu! 5 Brightening Serum Aman untuk Pemula Atasi Kulit Kusam

Di Bawah Rp30 Ribu! 5 Brightening Serum Aman untuk Pemula Atasi Kulit Kusam

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:08 WIB

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:08 WIB

Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat

Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat

Sumsel | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:55 WIB

Review Jack Ryan: Ghost War, Saat Sang Agen Menghadapi Musuh Masa Lalunya

Review Jack Ryan: Ghost War, Saat Sang Agen Menghadapi Musuh Masa Lalunya

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:40 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang

Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

×