TANTRUM - Strategi pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) untuk bayi guna mencegah terjadinya stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan gizi tidak bisa asal-asalan.
Dokter spesialis anak IPDA dr. Harun Albar, M.Kes, SpA mengungkapkan, orang tua menjadi sosok utama terhadap pemenuhan gizi di 1000 hari pertama kehidupan (HPK) seorang anak guna mencegah stunting.
"Pada periode MPASI, para orang tua perlu memperhatikan dengan baik terhadap strategi pemberiannya, dimulai dari faktor tepat waktu, adekuat, aman, dan higienis, serta diberikan secara responsif kepada anak," katanya di Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.
MPASI dapat dibuat sendiri oleh orang tua di rumah. Meski demikian, kandungan makanan yang diolah tentu harus dapat memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan bayi.
Tetapi, kata ia, orang tua perlu mencermati kandungan makanan yang diolah, seperti kecukupan asupan protein hewani, lemak, mikronutrien, dan pemberian dalam jumlah terbatas untuk bahan makanan yang mengandung serat, gula, dan garam.
Associate Marketing Manager Mothercare Yohanna Prieda mengatakan, untuk mendukung strategi ibu dalam pemenuhan gizi di 1000 hari pertama kehidupan, brand ritel ibu dan anak Mothercare menghadirkan rangkaian peralatan makan dan alat pengolah makanan keluaran Swedia, Twistshake.
Twistshake dibuat dan dikemas dengan bahan baku yang aman, bebas BPA, dan telah memenuhi semua peraturan keselamatan terkait bahan makanan.
"Twistshake ini mengembangkan produk yang simpel, aman. Bentukan dari produk Twistshake ini memang sangat ramah bagi si kecil karena tidak ada sudut-sudut yang tajam," katanya.
Selain itu, kata ia, sudah BPA Free dan banyak penghargaan-penghargaan lainnya yang sudah diakui khususnya di internasional. Produk ini, menawarkan keunggulan multi 6 in 1 yang dapat memudahkan para orang tua menyiapkan MPASI.