Infrastruktur Sosial Menguat, Pemerintah Bangun Ratusan SPPG untuk Layanan Gizi Anak Sekolah

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:55 WIB
Infrastruktur Sosial Menguat, Pemerintah Bangun Ratusan SPPG untuk Layanan Gizi Anak Sekolah
Ruang persiapan daging dan ayam di SPPB Banjar. (Dok: Kementerian PU)

Suara.com - Pembangunan infrastruktur nasional kini tidak lagi semata difokuskan pada jalan, jembatan, atau bendungan. Pemerintah mulai memperluas arah kebijakan ke infrastruktur sosial, salah satunya melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur layanan publik untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah. Pada 2025, ratusan unit SPPG mulai dibangun di berbagai wilayah dengan dukungan anggaran triliunan rupiah.

Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah menyiapkan pembangunan lebih dari 150 gedung SPPG yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Total nilai kontrak pembangunan tahap awal mencapai sekitar Rp1,23 triliun, mencakup pekerjaan fisik dan supervisi konstruksi.

Paket pembangunan dibagi berdasarkan sebaran wilayah. Paket SPPG 1 mencakup 78 lokasi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Seribu, Jambi, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, Paket SPPG 2 meliputi 74 lokasi di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, serta Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Selatan, dengan nilai kontrak sekitar Rp581 miliar. Paket pembangunan lanjutan dijadwalkan menyusul pada tahap berikutnya.

SPPG dirancang sebagai dapur modern terstandar yang mampu memproduksi ratusan hingga ribuan porsi makanan per hari, menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah. Setiap bangunan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), ruang pengolahan higienis, sistem tata udara, filter air bersih, serta instalasi pengolahan limbah. Alur produksi dirancang satu arah untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.

Pembangunan infrastruktur nasional kini tidak lagi semata difokuskan pada jalan, jembatan, atau bendungan. Pemerintah mulai memperluas arah kebijakan ke infrastruktur sosial, salah satunya melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur layanan publik untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah. Pada 2025, ratusan unit SPPG mulai dibangun di berbagai wilayah dengan dukungan anggaran triliunan rupiah.

Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah menyiapkan pembangunan lebih dari 150 gedung SPPG yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Total nilai kontrak pembangunan tahap awal mencapai sekitar Rp1,23 triliun, mencakup pekerjaan fisik dan supervisi konstruksi.

Paket pembangunan dibagi berdasarkan sebaran wilayah. Paket SPPG 1 mencakup 78 lokasi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Seribu, Jambi, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, Paket SPPG 2 meliputi 74 lokasi di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, serta Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Selatan, dengan nilai kontrak sekitar Rp581 miliar. Paket pembangunan lanjutan dijadwalkan menyusul pada tahap berikutnya.

SPPG dirancang sebagai dapur modern terstandar yang mampu memproduksi ratusan hingga ribuan porsi makanan per hari, menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah. Setiap bangunan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), ruang pengolahan higienis, sistem tata udara, filter air bersih, serta instalasi pengolahan limbah. Alur produksi dirancang satu arah untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang. ***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPPG yang Dibangun Kementerian PU Ditargetkan menjadi Standarisasi Dapur Gizi Nasional

SPPG yang Dibangun Kementerian PU Ditargetkan menjadi Standarisasi Dapur Gizi Nasional

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:45 WIB

SPPG Dorong Transformasi Layanan Publik untuk Perkuat Akses Gizi Anak Sekolah

SPPG Dorong Transformasi Layanan Publik untuk Perkuat Akses Gizi Anak Sekolah

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:50 WIB

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:50 WIB

Bantah Tudingan Pemerintah Lambat, Seskab Teddy: Kami Sudah Bergerak di Detik Pertama Tanpa Kamera

Bantah Tudingan Pemerintah Lambat, Seskab Teddy: Kami Sudah Bergerak di Detik Pertama Tanpa Kamera

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:05 WIB

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

SPPG Turut Berkontribusi pada Perputaran Ekonomi Lokal

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:00 WIB

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

Dukung Program MBG: SPPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar Siap Dibangun Kementerian PU

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:55 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×