5 Strategi Pemerintah Jabar Eliminasi TBC di 2030

Tantrum

Senin, 27 Juni 2022 | 11:22 WIB
5 Strategi Pemerintah Jabar Eliminasi TBC di 2030
suara.com

TANTRUM - Untuk mengeliminasi tuberculosis (TBC) pada 2030 di Provinsi Jawa Barat, 5 strategi telah disiapkan oleh pemerintah setempat.

Diantaranya adalah dengan tindakan preventif, deteksi, pengobatan di layanan primer dan rujukan serta mengarahkan untuk melakukan perubahan perilaku.

Tindakan preventif dilakukan dengan imunisasi BCG dan TPT (Terapi Pencegahan TB) kontak erat, lalu untuk tindakan deteksi dilakukan dengan cara contact tracing, skrining, dan testing. 

"Sedangkan pengobatan di layanan primer dan rujukan dilakukan dengan adanya penyediaan sarana atau jejaring diagnosis TBC di semua layanan rujukan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat dr. Nina Susana Dewi, ditulis Senin, 27 Juni 2022.

Nina menambahkan selain menyiapkan layanan rujukan, juga harus disipakan soal tata laksana efek samping obat, pemantauannya, serta dukungan biaya transportasi pasien TB RO.

Hal tersebut dapat terlaksana dengan adanya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan (nakes) dalam pelayanan pencegahan, pengobatan dan perawatan kasus dalam pelayanan.

Termasuk kata Nina penanganan kasus TBC berat. Khususnya untuk layanan rujukan serta penguatan pelaksanaan public private mix TBC di kabupaten dan kota.
 
"Kabupaten dan kota wilayah prioritas program TBC di Jawa Barat berjumlah 16 dengan ketersediaan layanan eksternal berupa 1.100 puskesmas, 79 rumah sakit pemerintah dan 303 rumah sakit swasta," kata Nina.

Upaya eliminasi TBC pada 2030 dilakukan melalui pendekatan pentahelix dengan membentuk Desa Siaga TBC di Kabupaten Garut dan Kabupaten Karawang pada Agustus-September 2020. 

Keberadaan Desa Siaga ini dibantu dengan dukungan dan komitmen yang kuat dari pemimpin kebijakan di daerah serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota, antar lintas pemegang kebijakan di tikat daerah, politisi, organisasi masyarakat, akademisi, dan kelompok peduli TBC,  dan tokoh masyarakat. 

baca juga

Selain itu keterlibatan Komunitas TERJANG di Provinsi Jawa Barat dianggap berkontribusi sangat tinggi dalam mengeliminasi TBC.

"Komunitas (TERJANG) yang terdiri dari penyintas TB RO yang berperan dalam memberikan motivasi kepada pasien TB RO menjadi beberapa konsep pendekatan pentahelix yang dilakukan," ungkap Nina.

Data per 28 Mei 2022 menunjukkan, dari 127.096 perkiraan kasus TBC di Jawa Barat pada tahun ini, terdapat 70 persen yang berhasil dilakukan pengobatan dengan jumlah kasus yang fluktuatif sejak 2011 hingga 2021. Di tahun ini juga, Jawa Barat menargetkan kasus TBC bisa setop di angka 127.096.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tantangan Pengembangan Wisata Kesehatan di Indonesia

Ini Tantangan Pengembangan Wisata Kesehatan di Indonesia

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 09:54 WIB

5 Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan Jika Mengonsumsi Jus Lidah Buaya

5 Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan Jika Mengonsumsi Jus Lidah Buaya

Your Say | Senin, 27 Juni 2022 | 08:33 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×