tantrum

3 Kebiasaan Buruk saat Sarapan

Tantrum Suara.Com
Rabu, 06 Juli 2022 | 17:02 WIB
3 Kebiasaan Buruk saat Sarapan
suara.com

TANTRUM - Sarapan sudah menjadi rutinitas penting di pagi hari bagi sebagian orang. Meskipun demikian, ada beberapa orang yang tanpa sadar memiliki kebiasaan buruk saat sarapan dan apabila dibiarkan maka akan memicu terjadinya kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi termasuk penyakit yang tidak memiliki gejala, namun jika dibiarkan akan berbahaya.

Menurut data Centers for Disease Control yang dilansir dari Eat This, Not That!, 38 persen orang Amerika Serikat memiliki kolesterol tinggi.  Sehingga banyak orang di Amerika Serikat berisiko terpapar penyakit jantung dan stroke. 

Sementara, beberapa orang mewarisi kolesterol tinggi akibat pola makan yang tidak dijaga termasuk dengan adanya kebiasaan buruk saat sarapan yang tanpa sadar dilakukan.

Berikut 3 kebiasaan buruk saat sarapan yang bisa memicu kolesterol tinggi dan harus dihindari.

1. Melewatkan Sarapan

Kebiasaan buruk pertama saat sarapan yang harus dihindari agar tidak memicu kolesterol tinggi adalah tidak melewatkan sarapan. 

Dengan melewatkan sarapan bukan hanya akan memicu kolesterol tinggi saja, namun juga akan berpeluang menimbulkan penyakit lainnya. 

Dalam meta-analisis tahun 2020, para peneliti menemukan bahwa orang yang terkena kolesterol Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat adalah orang yang melewatkan sarapan.

Baca Juga: Viral Miliki Suara Bagus, Pengamen Asal Pontianak Wak Man Diterbangkan ke Jakarta untuk Dapat Dukungan Karier

Sebagaimana yang dikatakan oleh Kathryn Piper RDN, LD, NBC-HWC, seorang ahli diet dari The Age-Defying Dietitian, bahwa sarapan telah terbukti menurunkan kolesterol total dan LDL. 

Namun, perlu diingat ya, Beauties, ketika sarapan artinya Anda harus makan. Jangan hanya sarapan dengan kopi. 

Patricia Kolesa, MS, RDN, merekomendasikan untuk menikmati sarapan dengan camilan kecil seperti parfait yogurt atau oat.

2. Kurangnya Asupan Protein

Saat sarapan orang akan cenderung memilih menu sarapan yang mengandung karbohidrat. Namun jika itu terus dilakukan maka kamu akan kehilangan nutrisi penting, yaitu protein. 

"Menstabilkan gula darah membuat kamu akan kenyang lebih lama, mencegah ngemil berlebihan saat larut malam, dan mendukung kadar kolesterol yang sehat dengan memberi nutrisi pada hormon adrenal dan tiroid," kata Lacey Dunn, MS, RD, LD, CPT, seorang pemilik Nourish Well Nutrition.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI