Ipong: Inflasi Mengancam Ekonomi, Kita tidak Boleh Terlena

Tantrum

Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:29 WIB
Ipong: Inflasi Mengancam Ekonomi, Kita tidak Boleh Terlena
Pasar tradisional. ([Suarasulsel.id/Lorensia Clara Tambing])

TANTRUM - Dunia dihadapkan pada resesi ekonomi yang ditandai dengan naiknya harga barang atau inflasi. Tak terkecuali Indonesia, khususnya Jawa Barat, yang saat ini sedang pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19. 

Ipong Witono, Ketua Harian Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jawa Barat, memaparkan tantangan pemulihan ekonomi Jabar, mulai dari perubahan iklim sampai konflik geopolitik yang menekan ekonomi global. 

"Kita sebagai sebuah bangsa belum merasakan dampaknya karena hari ini stok pangan masih mencukupi. Tapi, kita semua mendengar bahwa inflasi akan menekan perekonomian," ucap Ipong, dalam West Java Talk–The Latest Economic Recovery Issues, beberapa waktu lalu yang dikutip, Sabtu (23/7/2022). 

"Dari 15 negara terancam resesi, Indonesia nomor 14. Ini ukuran negaranya Astronesia: Australia dan Asia. Kita tidak boleh terlena, dan suasana sense of crisis di Jabar ini belum terasa," imbuhnya. 

Untuk menghadapi tantangan dan risiko perekonomian yang sudah berada di depan mata, KPED Jabar menggagas sejumlah langkah antisipasi. 

Pertama, KPED Jabar berupaya mengintegrasikan kebijakan parsial menjadi holistik dalam mengelola rantai pasokan melalui supply chain center. 

"Mohon dukungan dari semua. Kebijakan ini akan menyatukan 296 aplikasi yang dimiliki Jawa Barat untuk memetakan neraca pangan dan perdagangan di Jawa Barat. Sedang disusun. Sudah satu tahun ini. Kita akan mulai dengan model bisnis di komoditas ayam. Nanti diduplikasi," ucap Ipong. 

Langkah kedua, KPED Jabar membuat gerakan gastronomi. Gerakan tersebut merupakan gerakan berbasis ketahanan pangan di desa. 

Selain memperkuat ketahanan pangan, gerakan itu diharapkan dapat menggerakkan sektor UMKM serta mendongkrak sektor pariwisata dan kuliner Jabar berbasis ekonomi perdesaan. Sekaligus mengembalikan pola konsumsi kita pada tradisi lokal agar mengurangi ketergantungan pasokan makanan impor.

baca juga

Menurut Ipong, ada banyak negara yang berhasil menggerakkan ekonomi pariwisata melalui pangan lokalnya, seperti Jepang dan Korea Selatan yang mendunia. 

"Kita belajar bagaimana Jepang mengekspansi melalui makanan dan lain sebagainya. Kita semua pernah makan sushi. Dan kita sendiri punya material yang banyak yang belum kita satupadukan. Ini potensi yang besar dan berimplikasi pada pariwisata, UMKM, dan juga tentunya kemandirian pangan," katanya. 

Selain itu, Ipong mengemukakan bahwa pemulihan ekonomi yang KPED Jabar gagas akan berbasis gerakan masyarakat. Tujuannya untuk merancang kembali ekosistem ekonomi Jabar yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

"Ini akan menata kembali tata kelola ekonomi Jabar berbasis budaya, keunggulan kompetitif, dan kebutuhan wilayah. Membangun perdagangan wilayah berbasis ekonomi masyarakat sesuai dengan potensi wilayah," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari Saham Teknologi, Berikut Rekomendasi Emiten dari Pengamat Saat Ancaman Resesi

Hindari Saham Teknologi, Berikut Rekomendasi Emiten dari Pengamat Saat Ancaman Resesi

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 16:44 WIB

Waspada Resesi, Pengamat Ekonomi Sarankan Investor Kurangi Portofolio Saham

Waspada Resesi, Pengamat Ekonomi Sarankan Investor Kurangi Portofolio Saham

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:38 WIB

Benarkah Indonesia Menuju Resesi? Ini 6 Fakta Sebenarnya

Benarkah Indonesia Menuju Resesi? Ini 6 Fakta Sebenarnya

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 16:19 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×