TANTRUM - Pemkot Bandung khawatir dengan perkembangan tekologi saat ini terhadap generasi muda khususnya anak-anak. Mereka dinilai dalam posisi yang rentan di tengah era digital saat ini. Hal yang mengancam mereka antara lain pornografi, kekerasan, dan kecanduan gadget.
Karena itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengingatkan kepada orang tua agar anak-anak bisa terus terlindungi dan terpenuhi haknya.
"Kita takut hadirnya generasi 'merunduk' yang tidak bisa berkomunikasi secara horizontal. Kita khawatir generasi muda ini terdegradasi dalam sisi perilaku dan nilai," ungkap Ema Sumarna, pada puncak rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Kota Bandung, Generasi 'Merunduk', Rabu (10/8).
Maka dari itu, ia menuturkan, Pemkot Bandung akan terus menghadirkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan diimbangi dengan kesehatan di bidang spiritual dan mental secara optimal.
"Komitmen kita tidak pernah kendur dan tidak pernah mundur. Anak merupakan generasi emas yang sangat luar biasa. Mereka yang akan menentukan arah, posisi keberadaan kota ini ke depan," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandung akan terus berjuang untuk mengoptimalkan potensi Kota Bandung agar semakin layak dan ramah anak.
"Kemarin Kota Bandung dapat penghargaan Nindya Kota Layak Anak. Semoga tahun depan naik ke predikat Utama," ucapnya.
Selain itu, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bandung juga memperoleh peringkat ke-3 tingkat nasional.
Ema mengatakan, hal ini menunjukkan jika Kota Bandung terus berupaya untuk melayani permasalahan keluarga mulai dari anak-anak hingga dewasa.