Harga Batu Bara Naik Nyaris 7%

Tantrum | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:09 WIB
Harga Batu Bara Naik Nyaris 7%
Kapal tongkang bermuatan batu bara di perairan Sungai Mahakam di tengah Kota Samarinda. [Istimewa] (Istimewa)

TANTRUM - Larangan impor batu bara Rusia yang diberlakukan blok Uni Eropa langsung melambungkan harga batu bara.

Pada perdagangan Rabu (10/8/2022), harga batu kontrak September di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 401 per ton. Melesat 6,93% dibandingkan hari sebelumnya.

Penguatan kemarin memperpanjang tren positif batu bara yang sudah berlangsung sejak Senin pekan ini setelah ambruk pada pekan sebelumnya. Penguatan juga membawa harga batu bara kembali ke level psikologis US$ 400 per ton.

Secara keseluruhan, harga batu bara sudah melonjak 5,93% dalam sepekan secara point to point. Namun dalam sebulan, harga batu bara masih amblas 6,04%.

Dicuplik dari CNBC, Kamis, 11 Agustus 2022, negara-negara Uni Eropa resmi melarang impor batu bara Rusia mulai kemarin (Rabu, 10/8/2022). Larangan impor tersebut merupakan bagian dari paket sanksi kelima yang diberikan Uni Eropa atas serangan Rusia ke Ukraina.

Kebijakan larangan impor tersebut berlaku di tengah tingginya permintaan batu bara dari Eropa karena sejumlah negara akan mengoperasikan kembali pembangkit batu bar mereka.

Kondisi diperparah dengan tersendatnya pasokan gas dari Rusia serta semakin menyusutnya permukaan Sungai Rhine yang membuat lalu lintas ekspor di Jerman terhambat.

Harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) kemarin berada di kisaran EUR 205,37 per megawatt-jam. Harga gas tersebut adalah yang tertinggi sejak 8 Maret 2022.

Harga melambung karena kekhawatiran menipisnya pasokan untuk musim dingin kembali menguat. Kenaikan harga gas langsung berimbas pada harga batu bara karena pasir hitam merupakan sumber energi alternatif.

Sementara itu, permukaan sungai Rhine di Jerman kini menyusut hingga ke kisaran 40 cm. Dengan permukaan serendah itu Sungai Rhina tidak bisa dilalui kapal pengangkut komoditas ekspor.

Padahal, Rhine berkontribusi 80% terhadap lalu lintas perdagangan barang melalui jalur sungai di Jerman.

Fitch Solutions mengatakan larangan impor batu bara Rusia akan melambungkan harga batu bara melalui dua cara yang berbeda.

Pertama, kebijakan tersebut akan membuat permintaan impor kepada negara produsen batu bara seperti Indonesia dan Australia melesat.

Kedua, rencana Eropa untuk menggantikan pasokan gas Rusia akan membuat permintaan gas berkurang dan sebaliknya permintaan batu bara akan meningkat.

Dengan kondisi seperti itu, Fitch memperkirakan harga batu bara  akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Masih Jadi Pengguna Batu Bara Kelistrikan Terbesar di Indonesia

PLN Masih Jadi Pengguna Batu Bara Kelistrikan Terbesar di Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:19 WIB

Pengusaha Batu Bara Pilih Ekspor Dibanding Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Apa Alasannya?

Pengusaha Batu Bara Pilih Ekspor Dibanding Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:25 WIB

Menteri ESDM Sebut RI Terancam Krisis Batu Bara Lagi, PLN Klaim Masih Aman

Menteri ESDM Sebut RI Terancam Krisis Batu Bara Lagi, PLN Klaim Masih Aman

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:56 WIB

Dikepung Polusi Batu Bara, Warga Padalarang Bandung Barat Tak Bisa Hirup Udara Segar

Dikepung Polusi Batu Bara, Warga Padalarang Bandung Barat Tak Bisa Hirup Udara Segar

Jabar | Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:16 WIB

Terkini

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan

Bogor | Jum'at, 15 Mei 2026 | 00:15 WIB

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:59 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:53 WIB

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026

Jabar | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:46 WIB

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:40 WIB

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT

Sumsel | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:38 WIB

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:22 WIB

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

Banten | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:17 WIB

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?

Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:13 WIB

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah

Bogor | Kamis, 14 Mei 2026 | 23:12 WIB