Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York, Azab Salman Rushdie?

Tantrum

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:32 WIB
Penulis Buku Ayat-ayat Setan Ditikam di New York, Azab Salman Rushdie?
Salman Rushdie saat berbicara di sebuah acara pameran buku di Frankfurt, Jerman, 13 Oktober 2015 lalu. [Reuters/Ralph Orlowski] (Reuters/Ralph Orlowski)

TANTRUM -  Salman Rushdie, penulis buku The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan yang pernah mendapat ancaman mati dari Iran pada tahun 1980-an diserang di panggung dalam sebuah acara di Chautauqua Institute, New York, Inggris pada Jumat (12/8/2022). 

Salman Rushdie ditikam di leher. Rushdie langsung dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter, menurut polisi. 

Dialporkan Associated Press (AP), dicuplik dari kompas.com, Sabtu, 13 Agustus 2022, pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya telah ditahan.

Lantas, siapa Salman Rushdie? Dia adalah penulis yang pernah dikecam oleh dunia Muslim dan dilarang di banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim, karena dianggap menghina Nabi Muhammad. 

Buku Ayat-ayat Setan dilarang di Iran sejak 1988 dan pada tahun 1989 mantan pemimpin Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa memerintahkan Rushdie dibunuh. 

Iran juga sempat menawarkan imbalan senilai 3 juta dollar AS bagi mereka yang membunuh Salman Rushdie.

Seorang jurnalis AP menyaksikan penikaman itu dan mengatakan serangan itu berlangsung sekitar 20 detik. 

Salman Rushdie menghadiri acara diskusi di Chautauqua Institution tentang Amerika Serikat (AS) sebagai tempat suaka bagi para penulis dan seniman di pengasingan dan 'tempat kebebasan berekspresi secara kreatif', menurut situs Chautauqua Institution. 

Setelah fatwa Ayatollah Ruhollah Khomeini terbit, Rusdhie mengasingkan diri selama bertahun-tahun di bawah program perlindungan yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris. 

baca juga

Salman Rushdie adalah penulis yang lahir di keluarga Muslim India. Dia telah menjadi warga negara AS pada tahun 2016 dan tinggal di kota New York. 

Salman Rushdie kembali muncul di depan publik setelah berada dalam pengasingan selama sembilan tahun. 

Dia kerap menyuarakan kritik tentang ekstremisme agama dan juga opresi di India, termasuk kepada pemerintah nasionalis Hindu di bawah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi. 

Meskipun pemerintah Iran mengatakan pada tahun 1998 tidak lagi mendukung fatwa itu, sentimen anti-Salman Rushdie masih tetap ada dan masih banyak organisasi Iran yang menawarkan hadiah uang senilai jutaan untuk pembunuhan Rushdie. 

Berdasarkan informasi dari Index on Censorship, sebuah organisasi yang menyuarakan kebebasan berekspresi, hadiah uang masih tetap ditawarkan bagi mereka yang membunuh Rushdie pada tahun 2016. 

Hal ini menunjukkan bahwa fatwa yang menuntut kematian Rushdie masih berlaku. Wylie Agency, agen yang mewakili Rushdie, belum mengeluarkan keterangan resmi tentang insiden ini. 

PEN Amerika, kelompok advokasi kebebasan berekspresi di mana Salman Rushdie pernah menjadi presidennya, mengaku 'terguncang karena terkejut dan ngeri' atas berita penikaman. 

"Salman Rushdie telah menjadi target akibat kata-katanya selama puluhan tahun tapi ia tidak pernah goyah ataupun gentar,” kata Suzanne Nossel, chief executive PEN, dalam sebuah pernyataan. 

Pada tahun 2012, Salman Rushdie mempublikasikan sebuah memoar, 'Joseph Anton,' mengenai fatwa kematiannya. 

Judul itu diambil dari nama samaran yang digunakan Rushdie untuk buku-buku yang dia tulis selama persembunyiannya. 

Salman Rushdie pernah meraih penghargaan Booker Prize lewat novelnya 'Midnight’s Children', namun namanya paling tidak baru dikenal di seluruh dunia stelah buku 'The Satanic Verses'. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Covid-19 Global: di India, Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Hampir Rp100 Ribu

Update Covid-19 Global: di India, Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Hampir Rp100 Ribu

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Honda CB300F Resmi Meluncur, Roadster untuk Pemula dengan Harganya Tak Sampai Rp 50 Juta

Honda CB300F Resmi Meluncur, Roadster untuk Pemula dengan Harganya Tak Sampai Rp 50 Juta

Otomotif | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:30 WIB

Tingkatkan Penjualan Ponsel Dalam Negeri, India Larang Peredaran Ponsel China Murah

Tingkatkan Penjualan Ponsel Dalam Negeri, India Larang Peredaran Ponsel China Murah

Tantrum | Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:26 WIB

Terkini

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

×