tantrum

Tingkatkan Penjualan Ponsel Dalam Negeri, India Larang Peredaran Ponsel China Murah

Tantrum Suara.Com
Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:26 WIB
Tingkatkan Penjualan Ponsel Dalam Negeri, India Larang Peredaran Ponsel China Murah
Ilustrasi telepon selular. (Gerd Altmann from Pixabay)

TANTRUM - Sejak bentrokan China-India pada 2020, hubungan antara dua negara terbesar berdasarkan populasi itu tetap tegang. 

Ketegangan ini semakin diperumit oleh ketergantungan India pada China dalam hal ekonomi, khususnya smartphone alias ponsel.

Namun, negeri Bollywood ini masih siap untuk memukul China di tempat yang menyakitkan yaitu keuangannya.

India dilaporkan sedang mengerjakan rencana hukum yang pada dasarnya akan melarang penjualan smartphone buatan China dengan harga di bawah 12 ribu Rupee atau Rp2,2 juta.

Jika diberlakukan, larangan ini akan membantu smartphone buatan India dalam kategori tersebut sekaligus terus memungkinkan ponsel China mendominasi pasar premium.

Aturan seperti ini akan mempengaruhi Xiaomi, produsen smartphone terbesar ketiga di dunia. Realme, merek yang dimiliki oleh perusahaan BBK juga akan terpukul keras.

Sementara Samsung dan Apple, yang bukan merek China, sebagian besar tidak akan terpengaruh, diberitakan Android Authority, dicuplik dari Viva, Selasa, 9 Agustus 2022.

India tampaknya berpikir perusahaan seperti Xiaomi dan Realme meremehkan pesaing India di pasar dalam negeri. Larangan seperti ini pasti akan merugikan Xiaomi dan Realme serta OEM China lainnya.

Terlepas dari berita tentang larangan potensial ini, India perlu berhati-hati tentang hubungannya dengan China. 

Baca Juga: Penumpang Kereta Jarak Jauh Keluhkan Kursi Sempit, Sebut Tak Nyaman Dengkul Beradu dengan Orang Lain

Ekonomi India masih sangat dipengaruhi oleh China dan larangan langsung terhadap smartphone buatan China kemungkinan akan menghancurkan India.

Menurut orang dalam, harapan dari larangan ini akan mendorong China untuk berinvestasi lebih banyak di India. 

Dengan kata lain, India ingin mengirim pesan yang jelas ke China tetapi tidak ingin terlalu banyak mengacak-acak.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan India seperti Lava dan Micromax memiliki hampir setengah dari pasar smartphone India. 

Selama bertahun-tahun, perusahaan seperti Xiaomi telah memenuhi India dengan perangkat murah yang kerap merugikan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI