tantrum

Apa Beda Mati Otak dan Mati Suri? Aktris Anne Heche Alami Mati Otak

Tantrum Suara.Com
Senin, 15 Agustus 2022 | 08:11 WIB
Apa Beda Mati Otak dan Mati Suri? Aktris Anne Heche Alami Mati Otak
Ilustrasi anatomi otak manusia. (Raman Oza from Pixabay)

TANTRUM - Aktris Anne Heche dikabarkan mengalami kecelakaan parah saat mengendarai mobil pada Jumat (5/8/2022) lalu, di kawasan Mar Vista, Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Kecelakaan terjadi ketika  mini cooper biru yang dikendarai sang aktris, menabrak sebuah rumah hingga menyebabkan kebakaran dan dirinya mengalami luka bakar.

Akibat kejadian tersebut, Anne harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Ia mengalami koma hingga akhirnya dinyatakan mati otak pada Jumat (12/8/2022) waktu setempat, diberitakan Deadline, dicuplik dari Your Say, Senin, 15 Agustus 2022.

Meski jantungnya masih berdetak dan mesin penunjang hidup belum dicabut, namun pihak keluarga menyatakan bahwa Anne sudah meninggal. Sesuai dengan hukum yang berlaku di California, AS.

Terkait kondisi yang dialami oleh Anne Heche, pastinya banyak yang bertanya-tanya mengenai apa itu mati otak

Dikutip dari Verywellhealth, orang yang mengalami kematian pada otak, jantungnya cenderung masih berdetak. 

Kemudian dada sang pasien akan naik turun saat bernapas dengan bantuan ventilator. Kulit sang pasien mungkin akan terasa hangat jika disentuh.

Sesorang yang mengalami mati otak akan terlihat seperti orang yang sedang tertidur pada umumnya. 

Kondisi ini terjadi lantaran kerusakan pada bagian otak yang tersembunyi, bukan pada bagian tubuh yang bisa terlihat.

Baca Juga: KSAD Jenderal Dudung Buka Jambore Nasional Tahun 2022 di Cibubur

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab mati otak, antara lain stroke, serangan jantung dan cedera kepala. 

Selain itu, juga bisa disebabkan oleh kondisi, seperti infeksi pada otak, tumor otak dan herniasi otak.

Seseorang akan dianggap mengalami mati otak saat tidak lagi memiliki aktivitas saraf di otak atau batang otak. Artinya ketika tidak ada impuls listrik yang dikirimkan di antara sel-sel otak.

Selain itu, ketika seseorang mengalami koma yang tidak bisa disadarkan kembali, tidak ditemukan refleks otak di tubuhnya, serta tidak bernapas.

Setelah mengalami mati otak, sistem listrik instrinsik jantung masih dapat menjaga organ agar tetap berfungsi untuk beberapa waktu.

"Namun tanpa ventilator untuk menjaga darah dan oksigen beredar, fungsi ini akan berhenti dengan sangat cepat, biasanya dalam waktu kurang dari satu jam," kata Diana Greene-Chandos, asisten profesor bedah saraf dan neurologi di Ohio State University Wexner Medical Center.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI