Khawatir Diselewengkan Militer Luar Negeri, Penelitian Teknologi Jepang Jarang Dipublikasi

Tantrum

Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:51 WIB
Khawatir Diselewengkan Militer Luar Negeri, Penelitian Teknologi Jepang Jarang Dipublikasi
Ilustrasi teknologi. (Gerd Altmann from Pixabay)

TANTRUM - Pemerintah Jepang tidak akan mengungkapkan hasil penelitiannya tentang teknologi

Pasalnya, jika ada risiko informasi tersebut dapat dialihkan untuk penggunaan militer di luar negeri atau membahayakan kepentingan nasional, kata sumber yang dekat dengan masalah tersebut.

Hasil penelitian tentang teknologi mutakhir yang ditentukan dalam undang-undang keamanan ekonomi hanya akan dibagikan dalam asosiasi yang terdiri dari pejabat pemerintah dan peneliti swasta, dengan beberapa informasi sensitif yang selanjutnya tunduk pada perjanjian kerahasiaan, kata sumber tersebut.

Asosiasi akan berfungsi sebagai uji coba untuk sistem izin keamanan yang rencananya akan diperkenalkan oleh pemerintah, yang akan memungkinkan hanya personel yang disaring untuk menangani informasi sensitif. 

20 teknologi telah terdaftar dalam undang-undang sebagai berpotensi kritis, termasuk teknologi hipersonik yang dapat digunakan untuk pengembangan rudal dan teknologi terkait ruang angkasa yang dapat berkembang menjadi sistem pengawasan satelit.

Diberitakan Japan Today, dicuplik dari Republika, Selasa, 16 Agustus 2022, keinginan Jepang untuk maju di bidang teknologi tinggi muncul karena persaingan yang semakin ketat antara Amerika Serikat (AS), Cina dan Rusia di tengah lingkungan keamanan yang berubah dengan cepat.

Undang-undang keamanan ekonomi yang diberlakukan pada bulan Mei memberikan kerangka kerja untuk membentuk asosiasi untuk setiap bidang penelitian guna memfasilitasi pengembangan teknologi mutakhir melalui kerja sama publik-swasta.

Pemerintah diperkirakan akan menginvestasikan sekitar 500 miliar yen (3,8 miliar dolar AS) ke dalam penelitian dari dana keamanan ekonomi negara bagian. 

Hasilnya umumnya akan dipublikasikan untuk membantu universitas dalam negeri, perusahaan, dan organisasi lain dalam pengembangan dan penerapan praktis teknologi, dengan pengecualian yang diharapkan digunakan untuk tujuan militer, seperti pertahanan dan penjaga pantai.

baca juga

Pemerintah juga akan memberlakukan perjanjian kerahasiaan atas informasi sensitif yang disediakan untuk tujuan penelitian, yang dapat dihukum hingga satu tahun penjara jika dilanggar.

Pengenalan sistem izin keamanan diusulkan selama perumusan undang-undang keamanan ekonomi baru, karena sistem seperti itu akan terbukti penting untuk berbagi informasi rahasia dengan otoritas luar negeri.

Tapi itu belum dimasukkan dalam undang-undang setelah beberapa anggota partai yang berkuasa menyuarakan keprihatinan atas persyaratan pemeriksaan latar belakang untuk lulus penyaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syahrini Pamer Kacamata Badai Harga Selangit, Warganet Malah Pertanyakan Ini

Syahrini Pamer Kacamata Badai Harga Selangit, Warganet Malah Pertanyakan Ini

Lifestyle | Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:21 WIB

Daftar dan Arti 4 Bintang Kehormatan Utama yang Diterima Prabowo Subianto

Daftar dan Arti 4 Bintang Kehormatan Utama yang Diterima Prabowo Subianto

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:17 WIB

J-Pop JO1 Terpapar COVID-19, Konser Dibatalkan

J-Pop JO1 Terpapar COVID-19, Konser Dibatalkan

Tantrum | Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×