Ingin Tahu Asal Usul Air di Bumi? Misi Ruang Angkasa Ini Mengungkapnya

Tantrum Suara.Com
Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:08 WIB
Ingin Tahu Asal Usul Air di Bumi? Misi Ruang Angkasa Ini Mengungkapnya
Ilustrasi asteroid. (A Owen from Pixabay)

TANTRUM - Hasil penelitian terbaru mengungkapkan, air mungkin dibawa ke Bumi oleh asteroid dari tepi luar tata surya

Kesimpulan ini didapatkan setelah para ilmuwan menganalisis sampel langka yang dikumpulkan dalam misi luar angkasa Jepang selama enam tahun.

Dalam upaya untuk menjelaskan asal usul kehidupan dan pembentukan alam semesta, para peneliti meneliti bahan yang dibawa kembali ke bumi pada tahun 2020 dari asteroid Ryugu.

Batuan dan debu seberat 5,4 gram tersebut dikumpulkan oleh pesawat antariksa Jepang yang disebut Hayabusa-2, yang mendarat di benda angkasa dan menembakkan 'impactor' ke permukaannya.

Hasil penelitian mengenai batuan dan debu tersebut mulai diterbitkan, dan pada Juni, satu kelompok peneliti mengatakan mereka telah menemukan bahan organik yang menunjukkan beberapa bahan penyusun kehidupan di Bumi, asam amino, mungkin telah terbentuk di luar angkasa.

Dalam makalah terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy, para ilmuwan mengatakan sampel Ryugu itu bisa memberi petunjuk bagaimana laut terbentuk di Bumi miliaran tahun lalu.

"Asteroid tipe C yang mudah menguap dan kaya organik mungkin menjadi salah satu sumber utama air di Bumi," jelas penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Jepang dan negara lain, yang diterbitkan awal pekan ini.

"Pengiriman volatil (yaitu, organik dan air) ke Bumi masih menjadi bahan perdebatan penting," papar penelitian tersebut, diberitakan Al Arabiya, dicuplik dari Merdeka, Rabu, 17 Agustus 2022.

Tetapi bahan organik yang ditemukan "dalam partikel Ryugu, yang diidentifikasi dalam penelitian ini, mungkin merupakan salah satu sumber volatil yang penting."

Baca Juga: Black Shark Terbaru Akan Bertenaga Snapdragon 8 Plus Gen 1, Punya Tiga Kamera 64MP

Para ilmuwan berhipotesis bahwa bahan tersebut mungkin memiliki 'asal usul dari luar Tata Surya', tetapi mengatakan itu 'tidak mungkin menjadi satu-satunya sumber volatil yang dikirim ke Bumi pada masa awal'

Hayabusa-2 diluncurkan pada 2014 dalam misinya ke Ryugu, sekitar 300 juta kilometer jauhnya, dan kembali ke orbit Bumi dua tahun lalu untuk menjatuhkan kapsul berisi sampel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI