Pendapatan Perkapita Masyarakat Rp30 Juta Per Bulan pada Indonesia Emas 2045

Tantrum

Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:09 WIB
Pendapatan Perkapita Masyarakat Rp30 Juta Per Bulan pada Indonesia Emas 2045
Diskusi virtual “Kebangkitan Pendidikan untuk Indonesia Emas 2045”. (Unpad)

TANTRUM - Ada beberapa upaya yang perlu dilakukan perguruan tinggi dalam berkontribusi mendukung Indonesia Emas pada 2045, kata Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti.

“Ada tiga hal yang perlu diperhatikan, bagaimana kampus merespons perubahan di eksternal, bagaimana kampus menjawab hal itu dalam pendidikan mahasiswa, dan bagaimana kampus bisa berbuat banyak siapkan Indonesia emas 2045,” kata Rektor saat menjadi pembicara pada diskusi Kebangkitan Pendidikan untuk Indonesia Emas 2045 secara virtual, Senin (15/8/2022).

Salah satu capaian dari Indonesia Emas adalah peningkatan pendapatan perkapita yang diproyeksikan sebesar 29 – 30 ribu Dolar AS. Jika dikalkulasikan, pendapatan perkapita masyarakat Indonesia berkisar Rp 30 juta/bulan. Ini berarti, harus ada penciptaan nilai tambah luar biasa oleh banyak masyarakat Indonesia.

Mengutip data Organisation for Economic Co-operation and Develompment (OECD) 2019, Rektor menyebut bahwa akan ada 300 juta lulusan perguruan tinggi pada 2030 mendatang. Dari jumlah tersebut, lima persen di antaranya disumbang dari Indonesia. Kendati demikian, kata Rektor, kontribusi Indonesia masih kalah dengan Tiongkok yang sebesar 27 persen dan India sebesar 23 persen.

“Kalau katakan saja Indonesia negara besar, maka Indonesia harus memproduksi angkatan kerja berpendidikan tinggi lebih banyak lagi,” ujarnya.

Untuk mengejar proyeksi loncatan pendapatan perkapita pada 2045 mendatang, Rektor mendorong perguruan tinggi menyiapkan lulusan yang produktif. Reformasi kualitas lulusan diperlukan sehingga lulusan perguruan tinggi mampu berkarier hingga akhir hayat, siap menjadi pemimpin, inventor dan menciptakan bisnis baru.

“Pasar kerja berubah, perguruan tinggi harus menjamin lulusan terserap bisa bekerja. Tidak boleh ada pengangguran, Indonesia emas tidak akan tercapai,” kata Rektor.

Pandemi Covid-19 telah memberi warna baru bagi pengembangan lulusan perguruan tinggi. Transformasi digital menjadi hal yang tidak bisa terelakkan. Hal ini juga perlu diperhatikan perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang melek digital. Rektor menambahkan, transformasi digital mendorong pergseran keterampilan mahasiswan dan lulusan.

Karena itu, mahasiswa tidak hanya menguasai disiplin ilmunya, tetapi juga dilengkapi dengan pengayaan disiplin ilmu lain, seperti kemampuan digital, pengetahuan lingkungan, hingga pembekalan keterampilan masa depan.

baca juga

Diskusi yang digelar Tempo Media Group ini menghadirkan para tokoh nasional. Pada sesi pendidikan, selain Rektor, diskusi juga menghadirkan Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek RI Irini Dewi Wanti, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Dr. Ahmad Amarullah, dan Rektor Binus University Prof. Dr. Ir. Haryanto Prabowo, M.M.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ragam Manfaat dan Peluang Bisnis yang menjanjikan dari Bertani Sorgum

Ragam Manfaat dan Peluang Bisnis yang menjanjikan dari Bertani Sorgum

Cianjur | Senin, 08 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Unpad Dapat Restu dari Ridwan Kamil

Pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Unpad Dapat Restu dari Ridwan Kamil

Tantrum | Sabtu, 30 Juli 2022 | 23:01 WIB

Mengapa Masyarakat Berpikiran Negatif pada Citayam Fashion Week?

Mengapa Masyarakat Berpikiran Negatif pada Citayam Fashion Week?

Tantrum | Kamis, 28 Juli 2022 | 22:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×