Jembatan Cika Cika Bandung Diharapkan Bikin Warga Sayang Sungai

Tantrum

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 22:02 WIB
Jembatan Cika Cika Bandung Diharapkan Bikin Warga Sayang Sungai
Jembatan Cika Cika Bandung (Humas Bandung)

TANTRUM - Jembatan Cika Cika di Kelurahan Dago Kecamatan Coblong, diharapkan menjadi tempat wisata edukasi untuk menyayangi sungai. Antara lain dengan tidak membuang sampah dan limbah ke sungai.

Jembatan dengan nama berasal dari sungai Cikapundung dan Cikapala ini diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Kamis 25 Agustus 2022, sebagai apresiasi kepada kelompok atas menjaga kelestarian lingkungan. 

Jembatan Cika Cika diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Didi Ruswandi serta Ketua Komunitas Cika Cika, Abah Gofar.

Ketua Komunitas Cika Cika, Abah Gofar mengucapkan terima kasih atas diresmikannya jembatan Cika Cika. Hal tersebut sangat berdampak positif bagi mobilitas masyarakat. Cika Cika. 

"Komunitas Cika Cika mempunyai visi melindungi bantaran sungal Cikapundung dari berbagai limbah serta mendukung program kerja pemerintah tentang lingkungan hidup," katanya. 

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi kepada komunitas yang tengah menjaga lingkungan selama ini. 

"Kami apresiasi komunitas yang menjaga lingkungan, sehingga ekosistem tempat ini berjalan dengan baik. Hal ini juga ikut menjaga kebersihan sungai yang melintas ke Bandung," katanya. 

Yana berharap, semakin banyak aktivitas seperti ini untuk menjaga lingkungan. 

"Harapannya makin banyak aktivitas seperti ini menjaga bersama," katanya. 

baca juga

Menurutnya, terdapat ruang yang banyak dimanfaatkan. Ruang publik, sampai ruang edukasi hingga mampu menarik wisatawan juga. 

"Jadi ruang publik dulu, tempat ini dimanfaatkan sebanyak mungkin orang. Ada tempat edukasi, menarik juga buat wisata. Harapannya bisa dipelihara dengan baik oleh masyarakat," tuturnya. 

Terkait penataan sungai, Yana mengaku terus berkordinasi dengan pengelola cekungan Bandung yang melibatkan 5 wilayah kabupaten kota di aglomerasi Bandung. 

"Kemarin ada peretemuan dengan pengelola Cekungan Bandung melibatkan 5 wilayah kabupaten kota di aglomersi Bandung. Memang hulunya wilayah lain itu butuh kordinasi. Itu diinisiasi oleh Badan Pengelola Cekungan Bandung. Kuncinya kordinasi lintas wilayah yang diambil oleh tingkat besar," katanya. 

Sedangkan, Kepala DSDABM, Didi Ruswandi menyampaikan, jembatan ini memfasilitasi ruang ekspresi dan edukasi komunitas Cika Cika yang bergerak di bidang lingkungan seni dan budaya. 

"Jembatan ini merupakan apresiasi pemerintah atas dedikasi dan partisipasi aktif komunitas Cika Cika dalam menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan sungai," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polairud Selidiki Penyebab Kapal Tongkang Tabrak Dermaga di Perairan Sungai Musi

Polairud Selidiki Penyebab Kapal Tongkang Tabrak Dermaga di Perairan Sungai Musi

Sumsel | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:07 WIB

Warga Pandeglang Akui Tanam Modal di Quotex via Link Doni Salmanan, Kini Rugi Ratusan Juta

Warga Pandeglang Akui Tanam Modal di Quotex via Link Doni Salmanan, Kini Rugi Ratusan Juta

Banten | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:04 WIB

Luis Milla Dampingi Persib Bandung di Laga Kontra PSM Makassar

Luis Milla Dampingi Persib Bandung di Laga Kontra PSM Makassar

Bola | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 18:09 WIB

Terkini

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

Sumut | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:42 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB