TANTRUM - Satuan Tugas Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan jumlah hewan ternak yang telah divaksinasi PMK mencapai 1.768.438 ekor terdiri atas 1.768.438 sapi, 29.896 kerbau, 43.402 domba, 17.744 kambing, dan 15.175 babi.
Sementara hewan ternak yang terjangkit PMK sejak pertama kali diumumkan terjadi di Indonesia pada 5 Mei 2022 sebanyak 513.012 ekor, terdiri atas 486.756 sapi, 20.288 kerbau, 1.833 domba, 4.047 kambing dan 88 babi.
Hewan ternak yang sembuh dari PMK sebanyak 358.044 ekor, terdiri atas 338.821 sapi, 15.289 kerbau, 1.272 domba, 2.601 kambing, dan 55 babi.
Hewan ternak yang belum sembuh 136.266 ekor yang terdiri atas 129.669 sapi, 4.753 kerbau, 508 domba, 1.303 kambing, dan 33 babi.
Sedangkan hewan ternak yang mati sebanyak 7.543 ekor, terdiri atas 7.300 ternak sapi, 148 kerbau, 36 domba, dan 59 kambing.
Saat ini kapasitas produksi vaksin PMK dalam negeri pada 2023 ditargetkan bisa meningkat sampai dengan 30 juta dosis.
Pemerintah tengah menggiatkan produksi vaksin PMK dalam negeri berdasarkan stereotipe virus yang beredar di Indonesia.
Pada 2022, Indonesia memiliki kapasitas produksi vaksin sebanyak 2 juta dosis yang ditargetkan terus meningkat hingga 2023.
Produksi vaksin PMK dalam negeri melibatkan pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, dan peran swasta.
Baca Juga: Absen di Kejuaraan Dunia 2022, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Berlaga di Japan Open