tantrum

Bertaruh Nyawa di Angkasa, Kisah Tes Pilot Wanita Indonesia Tembus Dominasi Pria

Tantrum Suara.Com
Kamis, 01 September 2022 | 13:49 WIB
Bertaruh Nyawa di Angkasa, Kisah Tes Pilot Wanita Indonesia Tembus Dominasi Pria
Captain Esther Gayatri (kedua dari kiri). (Humas PTDI)

TANTRUM - Uji terbang perdana pesawat N219 karya anak bangsa pada tanggal 16 Agustus 2017 merupakan tonggak sejarah dalam industri kedirgantaraan Indonesia

Termasuk pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga bagi Captain Esther Gayatri secara pribadi selaku Pilot In Command.

Keberhasilan uji terbang perdana pesawat N219 merupakan bukti nyata bahwa perkembangan industri pesawat terbang Indonesia terus berkembang.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menyebutkan saat kali pertama pesawat N219 mengudara, momen itu menjadi kado terindah bagi Indonesia dalam peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017. 

Dengan besarnya risiko flight test crew dalam melaksanakan penerbangan perdana pesawat N219, dalam do’a Captain Esther Gayatri memiliki keyakinan kuat, bahwa “Tidak ada yang bisa meyakinkan diri saya selain Tuhan.” 

Dalam rangkaian HUT ke-46 PT Dirgantara Indonesia (PTDI), buku pertama berisikan ragam cerita pengalaman terbang seorang Senior Test Pilot PT Dirgantara Indonesia, Captain Esther Gayatri, bertajuk “A Test Pilot’s Journey: Srikandi Indonesia Bertaruh Nyawa” diluncurkan pertama kalinya di Hanggar Utara Aircraft Services PTDI, Jl. Pajajaran No. 154, Bandung. 

Melalui peluncuran buku pertama ini, Captain Esther Gayatri ingin membagikan cerita pengalamannya secara langsung kepada para pembacanya, tentang bagiamana detik-detik menegangkan yang dirasakan test flight crew sebelum dan ketika menerbangkan pesawat N219 prototipe pertama, sampai akhirnya pertaruhan nyawa itu usai setelah pesawat mendarat dengan selamat. 

Dengan industri aviasi yang masih didominasi oleh kaum pria, Captain Esther Gayatri sebagai Test Pilot wanita satu-satunya di Indonesia berharap kisah yang diceritakan dalam bukunya dapat menginspirasi dan memberi motivasi kepada generasi muda dalam mengejar mimpi, khususnya para pilot muda untuk terbang dengan semangat dan keyakinan yang kuat.  

“Capt. Esther telah mampu berperan sebagai ‘the key person’ yang baik, mampu mengombinasikan kompleksitas antara seorang profesional, loyalis, berdisiplin tinggi, dan seorang test pilot yang punya achievement mobilization,” kata Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, Bandung, Kamis, 1 September 2022.

Baca Juga: Buku 'Cinder-Ana on Duty', Kisah Menjadi Asisten Artis yang Penuh Liku

Acara peluncuran buku pertama Captain Esther Gayatri dihadiri oleh Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM PTDI, Wildan Arief, beserta Manajemen PTDI dan turut serta mengundang para calon customer dan pengguna pesawat N219, yaitu Transwisata Airline (TWA), Cardig Air, Asian One Air, Universal Jet, Dabi Air Nusantara, Karya Logistik Indotama, Trigana Air, Airfast Indonesia, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Basarnas dan Dishub Aceh. 

Adapun dalam rangka Side Event Presidensi G20 di Belitung pada tanggal 7-9 September 2022, pesawat N219 akan hadir sebagai produk ikon Nasional yang dipamerkan kepada perwakilan Menteri dan tamu undangan yang hadir. 

Pesawat N219 direncanakan akan terbang pada tanggal 5 September 2022, direct flight dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung menuju Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Belitung. 

Ajang tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik bagi pesawat N219 dalam memperoleh dukungan dari Pemerintah, khususnya dalam hal mewajibkan penggunaan produk dalam negeri yang memiliki nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, dimana pesawat N219 sendiri telah mencapai TKDN 44,69%. 

Di samping itu, dalam hal pemenuhan kebutuhan rute perintis di Indonesia, diharapkan pesawat N219 juga dapat memperoleh dukungan langsung dari Pemerintah melalui kebijakan prioritas rute perintis bagi pengguna pesawat N219 secara multi years. 

Dengan demikian, tujuan pengembangan pesawat N219 pun dapat tercapai, yaitu membangun konektivitas dan aksesibilitas daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan), serta mempertahankan penguasaan teknologi kedirgantaraan.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI