Ada Adegan Rekonstruksi yang Hilang Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Ungkap Kronologisnya

Tantrum | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 15:07 WIB
Ada Adegan Rekonstruksi yang Hilang Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Ungkap Kronologisnya
Ngaku Diancam Brigadir J Setelah Dilecehkan di Magelang, Istri Ferdy Sambo Ketakutan. (Youtube Polri TV)

TANTRUM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membeberkan sejumlah adegan rekonstruksi peristiwa di Magelang terkait pembunuhan Brigadir J yang tidak terekam dalam siaran Polri TV.

Pada tayangan Polri TV, reka ulang diawali dengan adegan Putri Candrawathi berbaring di kasur. 

Namun, sebenarnya adegan rekonstruksi itu dimulai dengan adegan Putri menonton televisi (TV). Setelah itu, adegan Brigadir J yang ingin membopong Putri.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sebagai pengawas eksternal yang hadir dalam rekonstruksi peristiwa pembunuhan Brigadir J pada Selasa (30/8).

"Sedang nonton televisi, terus Brigadir J mau bopong [Putri Candrawathi] ajak Richard [Bharada E]," kata Taufan dicuplik dari CNN Indonesia, Minggu, 4 September 2022.

Taufan menjelaskan berdasarkan keterangan yang dikumpulkan pihaknya, adegan itu merupakan reka ulang dari peristiwa yang terjadi pada 4 Juli. 

Saat itu, Putri tengah menonton TV bersama Bharada E, Brigadir J dan asisten rumah tangganya, Kuat Maruf.

Saat itu, Putri disebut merasa tidak enak badan. Lalu, Brigadir J berinisiatif untuk membopong Putri ke kamar. Namun, kejadian membopong itu belum sempat terjadi, karena Kuat menegur.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada Komnas HAM, Kuat menegur Brigadir J karena menganggap sikap tersebut tidak tidak senonoh.

"Terus Brigadir J mau bopong ajak Richard, ditegur sama Kuat. Dia hanya mau bopong, tapi enggak terjadi, karena langsung dilarang [Kuat], 'hei jangan, apaan kau'," bebernya.

Adegan berikutnya yang tidak terekam dan tidak ada dalam rekonstruksi yakni saat Putri menangis di kamar mandi. 

Mengacu pada hasil pemeriksaan Komnas HAM, peristiwa itu disebut terjadi dan disaksikan oleh asisten rumah tangga yang lain, Susi.

"Itu kan peristiwa yang di kamar tidak di rekonstruksi kan," kata Taufan.

"Iya Susi dengar ibu nangis-nangis, dia pertama ngira ibu PC sedih karena anaknya gitu, tapi itu kan sekali lagi versi kelompok mereka kan," imbuhnya.

Setelah itu, kata Taufan, adegan selanjutnya adalah Kuat memarahi Brigadir J dan mengancam akan membunuh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekilas Biodata Andi Rian Djajadi dan Gaya Mewah Pemimpin Pemeriksaan Ferdy Sambo

Sekilas Biodata Andi Rian Djajadi dan Gaya Mewah Pemimpin Pemeriksaan Ferdy Sambo

News | Minggu, 04 September 2022 | 13:50 WIB

Lusa, Sidang Etik Para Tersangka Menghalangi Penyidikan Brigadir J Digelar

Lusa, Sidang Etik Para Tersangka Menghalangi Penyidikan Brigadir J Digelar

Batam | Minggu, 04 September 2022 | 12:47 WIB

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Disebut Pernah Minta Brigadir J Carikan Anak yang Bisa Diadopsi

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Disebut Pernah Minta Brigadir J Carikan Anak yang Bisa Diadopsi

Hits | Minggu, 04 September 2022 | 13:32 WIB

Terkini

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:19 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya

Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:14 WIB

Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat

Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:13 WIB