Kentut Bau Busuk? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tantrum

Kamis, 15 September 2022 | 05:49 WIB
Kentut Bau Busuk? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi menahan kentut. (Darko Djurin from Pixabay)

TANTRUM - Salah satu fungsi sistem pencernaan manusia adalah mengeluarkan gas di perut yang sering disebut kentut.

Menurut situs Cleveland Clinic, rata-rata manusia mengalami kentut dalam sehari sebanyak 20 kali. Namun, tidak semua kentut berbau busuk dan mengeluarkan bunyi kentut yang berbeda-beda.

Banyak faktor yang menyebabkan kentut bau busuk, salah satu yang paling umum berasal dari makanan yang Anda konsumsi.

Mengeluarkan kentut yang berbau tidak sedap tentu akan sangat mengganggu. Aromanya yang menusuk hidung bisa membuat Anda atau orang di sekitar merasa tidak nyaman.

Untuk mengatasi itu, Anda perlu menghindari penyebab kentut berbau busuk ulasan dr. Patricia Lukas Goentoro dari Hello Sehat, Kamis, 15 September 2022, berikut ini.

1. Produk susu dan olahannya

Intoleransi laktosa dapat menyebabkan tubuh tidak mampu memecah laktosa pada beberapa jenis makanan, seperti produk susu dan olahannya.

Makanan tersebut akhirnya mengendap di dalam perut dan difermentasi oleh bakteri di usus besar maupun usus halus.

Akibatnya, gas yang berbau pun terbentuk di dalam perut sebelum akhirnya dilepaskan menjadi kentut yang berbau busuk.

baca juga

2. Makanan kaya serat

Sayuran termasuk makanan yang membuat kentut bau busuk. Kelompok makanan berserat tinggi ini cenderung lambat dicerna sehingga proses fermentasinya pun cukup lama dan menghasilkan gas yang berbau.

Selain itu, bau alami dari makanan kaya serat itu sendiri dapat memengaruhi bau kentut Anda. Beberapa contoh sayur tinggi serat yang mungkin dapat membuat kentut Anda berbau busuk adalah brokoli, pokcoy, kol, dan asparagus.

3. Mengonsumsi kacang-kacangan

Ada alasan mengapa kacang-kacangan mendapat label sebagai “the musical fruit” atau buah yang membuat perut berbunyi karena penumpukan gas.

Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks dan gula yang tidak mudah dicerna.

Memecah makanan yang kaya serat seperti kacang-kacangan dapat merangsang proses fermentasi dan penumpukan gas di usus Anda.

Hasilnya, tekstur feses menjadi lebih padat dan kentut yang keluar berbau menyengat.

4. Makanan tinggi sulfur

Sulfur adalah senyawa alami yang berbau seperti telur busuk. Banyak sumber makanan yang kita konsumsi mengandung senyawa sulfur cukup tinggi.

Beberapa makanan yang tinggi sulfur meliputi:

- telur,
- bawang putih,
- daging, dan
- bawang bombai.

Selain menyebabkan kentut bau busuk, mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah banyak dapat memicu perut kembung.

5. Ketidakseimbangan bakteri baik

Ketidakseimbangan mikroorganisme pada saluran pencernaan bisa menyebabkan volume gas di dalam perut menjadi lebih tinggi dan kentut berbau tajam.

Saat feses menumpuk di usus besar dan tidak juga dikeluarkan, bakteri akan terus berkembang biak dan frekuensi kentut pun meningkat.

Tak heran bila kentut cenderung berbau menyengat saat Anda mengalami sembelit.

6. Mengalami penyakit atau infeksi saluran cerna

Biasanya kentut yang kita hasilkan tidak selalu mengeluarkan bau busuk. Namun, jika bau menyengat itu selalu muncul, mungkin ini pertanda bahwa ada gangguan sistem pencernaan, misalnya polip dan penyakit radang usus.

Polip atau tumor yang terbentuk di saluran pencernaan bisa menyebabkan penyumbatan usus yang berakibat pada penumpukan gas di perut.

Gas yang keluar biasanya akan berbau busuk dan disertai gejala lainnya seperti nyeri perut, kram, diare, serta feses berlendir.

7. Obat-obatan tertentu

Meskipun jarang terjadi, obat-obatan tertentu dapat menyebabkan perut kembung dan kentut bau, misalnya antibiotik.

Antibiotik digunakan dalam pengobatan untuk membunuh patogen berbahaya dalam tubuh.

Namun, antibiotik juga dapat menghancurkan bakteri baik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda.

Tanpa bakteri ini, gas yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan mungkin berbau.

Cara mengatasi kentut bau busuk

Untuk mengatasi masalah kentut dengan bau menyengat, Anda bisa melakukan pengobatan medis maupun perawatan alami.

Jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter jika kentut bau busuk disertai gejala lain yang mengganggu seperti kram perut, diare, feses berdarah, atau feses berlendir.

Selain itu, Anda mungkin pernah mendengar jenis obat yang bisa mengatasi perut kembung dan kentut bau yang dijual bebas di pasaran seperti simetikon, arang aktif, dan beano.

Namun, ada baiknya Anda mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter untuk mencegah risiko masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini cara menghilangkan bau kentut yang tidak enak yang bisa Anda coba di rumah.

- Makan sedikit-sedikit untuk meringankan kerja saluran cerna.
- Mengonsumsi makanan bebas laktosa.
- Jangan menahan kentut karena takut mengeluarkan bau menyengat.
- Menghindari terlalu banyak konsumsi makanan tinggi sulfur.
- Minum cukup air untuk mengeluarkan zat sisa dan gas dalam tubuh.
- Menghindari minuman bersoda yang bisa menghasilkan banyak gas perut.
- Konsumsi yoghurt dan makanan sumber probiotik lainnya untuk membantu menjaga bakteri baik di dalam usus.

Jika telah melakukan berbagai cara untuk mencegah bau busuk datang kembali dan tidak ada perubahan, Anda bisa memeriksakan diri ke faskes tersedat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buah Genit Penghilang Stres, Kesemek!

Buah Genit Penghilang Stres, Kesemek!

Tantrum | Rabu, 14 September 2022 | 14:44 WIB

PCV Nasional Digelar, 373 Ribu Anak Jawa Barat jadi Target Imunisasi

PCV Nasional Digelar, 373 Ribu Anak Jawa Barat jadi Target Imunisasi

Tantrum | Rabu, 14 September 2022 | 12:04 WIB

Tepat dan Aman, Cara Atasi Pilek pada Bayi dan Anak

Tepat dan Aman, Cara Atasi Pilek pada Bayi dan Anak

Tantrum | Selasa, 13 September 2022 | 06:08 WIB

4 Langkah Mencegah Kentut Berlebihan

4 Langkah Mencegah Kentut Berlebihan

Tantrum | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:45 WIB

Dalam Sehari Orang 5 - 23 Kali Kentut, Jadi Jangan Malu Menghembuskannya

Dalam Sehari Orang 5 - 23 Kali Kentut, Jadi Jangan Malu Menghembuskannya

Tantrum | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×