Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet, Ada di Los Angeles Amerika

Tantrum

Kamis, 15 September 2022 | 08:07 WIB
Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet, Ada di Los Angeles Amerika
Ilustasi monkeypox. (Gerd Altmann from Pixabay)

TANTRUM - Departemen Kesehatan Masyarakat wilayah Los Angeles, Amerika Serikat, pada Senin, 12 September 2022, mengkonfirmasi kasus pertama kematian akibat cacar monyet.

Pasien itu disebut telah dirawat di rumah sakit, namun mengalami gangguan kekebalan yang parah.

Keputusan bahwa kematian pasien cacar monyet di Los Angeles itu disebabkan oleh cacar monyet, dibuat oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Identitas lengkap pasien cacar monyet yang meninggal itu tidak dipublikasi.

"Pasien itu mengalami gangguan kekebalan yang parah dan dirawat di rumah sakit," demikian keterangan Departemen Kesehatan Masyarakat wilayah Los Angeles, seperti dikutip Reuters oleh Tempo, dicuplik Kamis, 15 September 2022.

CDC belum memberikan keterangan apapun saat dimintai komentar. Ini adalah kematian kedua yang diketahui dari seorang pasien yang didiagnosis penyakit cacar monyet di Amerika Serikat. 

Sebelumnya pada bulan lalu di Texas, dilaporkan ada kematian pertama pada orang dengan gangguan kekebalan yang parah yang didiagnosis menderita cacar monyet. Kasus tersebut sejauh ini masih dalam penyelidikan.

Otoritas kesehatan menyatakan cacar monyet jarang berakibat fatal, tetapi orang dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin bisa mengalami sakit parah atau bahkan meninggal.

Cacar monyet dapat menular ke siapa pun, yang bisa menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. 

Menurut CDC, lebih dari 21.985 kasus cacar monyet di Amerika Serikat terjadi pada laki-laki gay, biseksual, dan laki-laki yang berhubungan seks dengan sesama pria. 

baca juga

Sekitar 90 negara telah melaporkan adanya kasus cacar monyet, yang sudah dinyatakan oleh WHO sebagai darurat kesehatan global. 

Jumlah kasus cacar monyet yang dikonfirmasi melewati 57.900 kasus. Sebagian negara-negara non-endemik telah melaporkan adanya kematian terkait cacar monyet ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Suspek Baru, Total 60 Orang Diduga Terpapar Cacar Monyet di Indonesia

9 Suspek Baru, Total 60 Orang Diduga Terpapar Cacar Monyet di Indonesia

Tantrum | Rabu, 14 September 2022 | 18:37 WIB

Raja Inggris Baru Ingin Dikenal Sebagai Charles III

Raja Inggris Baru Ingin Dikenal Sebagai Charles III

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 10:05 WIB

DBD di Kota Bandung Capai 3.936 Kasus, Ada 24.192 Kasus di Jabar Periode Januari-Juli 2022

DBD di Kota Bandung Capai 3.936 Kasus, Ada 24.192 Kasus di Jabar Periode Januari-Juli 2022

Tantrum | Rabu, 07 September 2022 | 14:44 WIB

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 17:09 WIB

Pemerintah RI Rampungkan Pemeriksaan 41 Sampel Suspek Cacar Monyet

Pemerintah RI Rampungkan Pemeriksaan 41 Sampel Suspek Cacar Monyet

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kaltim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:20 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

Jatim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:16 WIB

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Kalbar | Senin, 29 Juni 2026 | 23:10 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:58 WIB

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Riau | Senin, 29 Juni 2026 | 22:47 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:21 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×