Adian Napitupulu Sebut AHY Belum Pernah Jadi Ketua RT, Kader Demokrat Tanya Soal Buronan Harun Masiku

Tantrum Suara.Com
Sabtu, 24 September 2022 | 20:54 WIB
Adian Napitupulu Sebut AHY Belum Pernah Jadi Ketua RT, Kader Demokrat Tanya Soal Buronan Harun Masiku
Adian Napitupulu di kawasan Tebet Jakarta Selatan Minggu (19-1-2020). ([Suara.com-Muhammad Yasir])

Polemik PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat semakin seru setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan siap turun gunung di Pemilu 2024. Isu pembangunan infrastruktur sampai wacana pencapresan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahkan topik perdebatan.

Bahkan kader PDIP, Adian Napitupulu, secara tidak langsung mempertanyakan kepercayaan diri AHY untuk mencalonkan diri sebagai RI 1. Menurut anggota Komisi VII DPR ini, AHY belum mempunyai pengalaman sebagai pejabat publik yang memadai. Adian juga sempat mengungkit pengunduran diri AHY dari TNI sebelum fokus meneruskan karier politik keluarganya.

"Mencalonkan diri menjadi presiden, menurut saya, itu hak setiap warga negara, siapa pun boleh. Tapi kan di titik tertentu rakyat akan berpikir, apa sih yang pernah dilakukan oleh AHY misalnya," kata Adian ketika hadir di acara Kontroversi besutan Metro TV, dikutip Suara.com, Sabtu (24/9/2022).

Menurut Adian, salah satu bentuk nihilnya kontribusi AHY adalah karena putra sulung SBY itu belum pernah menjadi pejabat publik sama sekali. AHY diketahui hanya pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 melawan Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama.

"Bupati belum pernah, gubernur belum pernah, DPR RI belum pernah, masih usia muda sudah mundur dari tentara (dan) tidak menyelesaikan jabatannya, kira-kira seperti itu," ujar Adian.

"RT/RW belum pernah, Lurah belum pernah, lalu dia tidak pernah punya pengalaman sebagai pejabat publik, lalu mau memimpin sebuah republik? Nah itu kan, biarlah rakyat nanti akan memilih kepatutannya, kepantasannya," sambungnya.

Sindiran pedas ini Adian sampaikan setelah Partai Demokrat menilai PDIP terlalu overthinking dengan kesiapan SBY untuk turun gunung di Pemilu 2024.

Bukan hanya turun gunung, SBY juga sempat menduga akan ada kecurangan di Pemilu 2024 yang bisa merugikan Partai Demokrat sebagai oposisi pemerintah.

Namun bukan sekadar overthinking, Adian menilai pernyataan SBY adalah wujud serangan terstruktur kepada pemerintah. Apalagi karena pernyataan SBY viral bersamaan dengan klaim AHY soal era Joko Widodo yang dinilai cuma gunting pita.

Baca Juga: Lagu 'After LIKE' Milik IVE Raih Trofi ke-11 dan Triple Crown di Music Core

Adian Napitupulu Bersikeras SBY Turun Gunung demi Anak

Sejak menjadi kontroversi, Adian bersikeras meyakini pernyataan SBY adalah untuk melindungi anaknya di Pemilu 2024. Namun Adian menyayangkan cara yang ditempuh kurang etis karena menimbulkan tuduhan serius.

"Itu tuduhan serius, mengetahui mendengar, ada tanda-tanda jadi itu bukan dugaan, ada informasi yang masuk sama dia, dan itu bukan dugaan," terang Adian dalam acara Catatan Demokrasi di tvOne, Rabu (21/9/2022).

"Apa maksudnya? Ini untuk memperjuangkan siapa, memperjuangkan anaknya, apakah itu tujuan dia," sambungnya.

Adian meragukan SBY turun gunung untuk kepentingan bersama. Sebab kemungkinan besar Demokrat baru bisa bertarung sebagai calon ketiga di Pemilu 2024. Ia bahkan mempertanyakan turun gunungnya SBY untuk kepentingan republik atau demi keluarga.

"Lalu untuk memastikan calonnnya tidak dua, sehingga anaknya punya peluang lebih besar untuk menjadi calon ketiga dari pasangan ketiga dan sebagainya. Dia harus bicara seperti itu, lalu pernyataannya sebenarnya untuk republik ini untuk rakyat atau untuk kepentingan keluarganya," tutur Adian.

Sementara itu, pada acara Kontroversi besutan Metro TV, Adian terlibat debat dengan Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Herzaky menyinggung soal kader PDIP yang juga turut terseret kasus suap Komisioner KPU pada 2019 silam.

Tak hanya itu, Herzaky juga menyinggung soal buronan tersangka korupsi yakni Harun Masiku yang juga merupakan kader PDIP.

"2019 Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditangkap karena kasus suap. Yang terlibat siapa? Ada eks Bawaslu yang merupakan seorang caleg PDIP. Lalu ada juga Harun Masiku yang terlibat, yang masih buron seribu hari lebih. Itu fakta hukumnya," ujar Herzaky dalam acara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI