TANTRUM - Cedera tulang belakang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesuburan. Ini bahaya cedera tulang belakang pada kesuburan pria.
Tulang belakang atau tulang punggung merupakan struktur utama pada tubuh. Tulang ini dapat menunjang postur dan gerak tubuh.
Pada tulang belakang, terdapat juga sistem saraf yang memiliki peran penting untuk mengatur fungsi tubuh, termasuk dalam reproduksi pria. Bila terjadi cedera tulang belakang, kesuburan pria bisa terganggu.
Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, dampak cedera tulang belakang akan membuat seseorang mengalami gangguan sensor motorik atau kendali gerak.
“Hal ini yang menyebabkan seorang pria tidak mampu ataupun sulit melakukan ereksi,” jelasnya dicuplik dari laman Klik Dokter, Selasa, 27 September 2022.
“Jadi, pria yang mengalami cedera tulang belakang bisa mengalami disfungsi ereksi dan menyebabkan menurunnya performa seksual pria,” tambah dr. Iqbal.
Berikut beberapa gangguan kesuburan yang dapat terjadi saat pria mengalami cedera tulang belakang:
1. Menurunkan Fungsi Ereksi
Saat tubuh menerima rangsangan, aliran darah akan meningkat ke batang penis, kemudian menahan aliran balik ke jantung.
Baca Juga: Mendapat Pekerja Rumah Tangga Baru? Panjatkan Doa Ini
Hal tersebut membuat penis menegang dan siap berejakulasi. Mekanisme rangsangan ini diatur oleh saraf pada tulang belakang yang terletak di sekitar punggung bawah.
Saat pria mengalami cedera pada tulang belakang, saraf-saraf yang mengatur rangsangan ini mungkin saja rusak.
Inilah yang bisa menyebabkan ia sulit ereksi (impotensi), sehingga proses pembuahan akan terhambat.
2. Kualitas Sperma Berkurang
Adanya trauma di tulang belakang juga bisa berimbas pada produksi air mani dan sel sperma. Inilah yang akhirnya dapat menghambat pembuahan.
Selain itu, terdapat pula peningkatan risiko kelainan pada bayi di dalam kandungan akibat menurunnya kualitas sperma. Namun, penelitian lanjutan dibutuhkan dalam hal ini.