Potensi Ekonomi Sirkular Diprediksi Bisa Sumbang PDB Rp593-638 Triliun pada 2030

Tantrum | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 23:45 WIB
Potensi Ekonomi Sirkular Diprediksi Bisa Sumbang PDB Rp593-638 Triliun pada 2030
Ilustrasi sampah plastik galon guna ulang (Istimewa)

TANTRUM - Ekonomi sirkular memiliki masa depan sangat cerah di Indonesia. Sebagai negeri yang  punya reputasi global sebagai penghasil sampah nomor dua di dunia, stigma negatif itu sebenarnya punya potensi besar untuk diubah jadi lebih positif dan menguntungkan.

Dengan menggerakkan ekonomi sirkular yang menitikberatkan pada daur ulang sampah, maka sampah bukan lagi dilihat sebagai persoalan, tapi akan dipandang sebagai sumber daya ekonomi baru yang berkelanjutan.

Selain punya nilai ekonomi tinggi, “Bisnis sirkular dengan penekanan daur ulang sampah plastik dan non-plastik, juga bermanfaat besar pada lingkungan,” kata Kasub Dir Prasarana dan Jasa Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (B3), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),  Edward Nixon Pakpahan.

“Manfaat besar ini terutama dari berkurangnya limbah di setiap sektor usaha hingga sebesar 18-52 persen pada 2030,” lanjut Edward Nixon Pakpahan.

Nixon mengemukakan optimismenya pada  Ekosistem Bisnis Sirkular dari pengolahan sampah saat Webinar rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI), di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (24/9). Pada Rakernas tahun 2022 ini APSI mengusung tema: “Sampah adalah Sumber Daya Baru. UMKM Persampahan Maju, Indonesia Bersih.”

“Manfaat ekonomi sirkular dari bisnis pendaurulangan sampah berpotensi menghasilkan tambahan PDB sebesar Rp593-Rp638 Triliun  dari lima sektor usaha pada 2030,” katanya.

Kemudian dari segi manfaat sosial, katanya lagi, pengelolaan sampah secara sirkular ini bisa menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2030. Selain itu, juga  bisa menambah tabungan rumah tangga hampir 9 persen.

"Saat ini penerapan ekonomi sirkular di indonesia baru mencapai fase kedua atau fase pengembangan,” kata Nixon.

Fase pertama adalah analisis potensi ekonomi lingkungan dan sosial; fase kedua pengembangan rencana aksi ekonomi sirkular nasional (RAN-ES), kemudian fase ketiga pembuatan platform ekonomi sirkular dan uji coba proyek;

Fase kempat penciptaan pengembangan kondisi pendukung, dan terakhir fase kelima adalah implementasi penuh ekonomi sirkular di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Saat ini, sampah yang dikelola bank sampah per tahun masih relatif kecil, artinya masih  banyak peluang ekonomi yang bisa dimaksimalkan. Persentase jumlah nasabah di bank sampah didominasi nasabah dari kaum perempuan sebesar 64 persen, berbanding jauh dibanding laki-laki yang hanya 36 persen. Sementara untuk pertumbuhan jumlah nasabah di bank sampah ada kenaikan pada tahun 2020 yakni mencapai angka 419,204, tetapi kemudian turun pada tahun 2021 di angka 377,881 karena pengaruh Covid.

“Meski demikian, patut dicatat, gagasan UMKM untuk realisasi konkret  ekonomi sirkular pengelolaan sampah, harus tetap dibarengi dengan idealisme, komitmen, dan konsistensi,  barulah  kemudian disusul bicara rupiah, " kata Nixon mengingatkan.

Kolaborasi Ekonomi Sirkular

Dalam sesi terpisah, Ketua Umum APSI Saut Marpaung mengatakan, masalah pengelolaan sampah memerlukan sinergitas dan kolaborasi semua pihak, baik dari pihak pemerintah, UMKM, pihak swasta dan koperasi.

"Saya berharap pada Rakernas APSI 2022 ini muncul kolaborasi. Contohnya UMKM di bidang sampah yang sehari-hari bergelut dengan sampah terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai sektor," kata Saut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengembang Properti Mulai Dukung Industri Ekonomi Kreatif Bangun Ruang Kreatif

Pengembang Properti Mulai Dukung Industri Ekonomi Kreatif Bangun Ruang Kreatif

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 22:08 WIB

Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan: Tilik Potensi Industri Otomotif

Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan: Tilik Potensi Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 27 September 2022 | 20:48 WIB

Mengenal Resesi Ekonomi dan Penyebabnya

Mengenal Resesi Ekonomi dan Penyebabnya

| Selasa, 27 September 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 15:23 WIB

Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara

Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 15:20 WIB

4 Sepatu Adidas Low Cut untuk Si Betis Besar, Termurah di Toko Resmi

4 Sepatu Adidas Low Cut untuk Si Betis Besar, Termurah di Toko Resmi

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:19 WIB

Janji Bawa I.M, Hyungwon Monsta X Bakal Masukkan Indonesia ke Daftar Tur

Janji Bawa I.M, Hyungwon Monsta X Bakal Masukkan Indonesia ke Daftar Tur

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 15:18 WIB

Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United

Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 15:18 WIB

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB

Cari Lipstik untuk Anak? Ini 5 Pilihan yang Aman dan Nyaman Dipakai

Cari Lipstik untuk Anak? Ini 5 Pilihan yang Aman dan Nyaman Dipakai

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:05 WIB

Review Idol I: Rahasia Kelam di Balik Popularitas Seorang Idol

Review Idol I: Rahasia Kelam di Balik Popularitas Seorang Idol

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 15:05 WIB

Sekolah Rakyat Bantu Nenek Antar Anak Asuh Yatim Piatu Kejar Cita-cita Jadi Tentara

Sekolah Rakyat Bantu Nenek Antar Anak Asuh Yatim Piatu Kejar Cita-cita Jadi Tentara

Surakarta | Minggu, 19 April 2026 | 15:03 WIB