Mengapa Keperawanan Dianggap Lebih Penting daripada Keperjakaan?

Tantrum

Rabu, 28 September 2022 | 11:22 WIB
Mengapa Keperawanan Dianggap Lebih Penting daripada Keperjakaan?
Ilustrasi. Mengapa Keperawanan Dianggap Lebih Penting daripada Keperjakaan? ((Suara.com))

TANTRUM - Setiap orang memiliki pemahaman tentang keperawanan yang berbeda-beda. Ada yang menganggap keperawanan sangat penting dan ada juga yang menganggap sebaliknya: keperawanan bukan sesuatu hal yang terlalu penting dalam memilih pasangan.

Sebelum pembahasan lebih jauh, sebenarnya apa definisi dari perawan itu? Karena masih banyak di antara kita yang berdebat tentang keperawanan dengan definisinya masing-masing.

Bahkan perbedaan pendapat dapat mewujudkan ketidakadilan gender tentang label keperawanan terhadap perempuan

Ada stigma di balik label keperawanan. Perempuan kerap kali mendapatkan label negatif dari masyarakat, padahal ketika ditanya apa itu perawan mereka memberikan jawaban yang berbeda-beda pula.

Kenyataannya, anggapan subjektif tidak bisa dijadikan pegangan utuh untuk menghakimi siapa benar dan salah. 

Di sisi lain, tak ada yang mempersoalkan keperjakaan. Ada pula anggapan laki-laki yang sudah kehilangan keperjakaannya seolah “disambut” dengan bangga; seolah dia berhasil membuktikan kejantanannya.

Definisi Perawan

Perawan didefinisikan sebagai perempuan yang belum pernah berhubungan seksual, menurut postingan Instagram @tabu.id pada Selasa (27/09/2022) 

Sementara dilingkungan sosial kita, terdapat perbedaan cara mengartikan keperawanan dengan hubungan seksual.

baca juga

Misalnya, hubungan seksual diartikan hanya sebatas hubungan penetratif. Sementara hubungan non-penetratif sebagai aktivitas seksual.

Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa anggapan kita tentang keperawanan ditentukan oleh cara pandang kita. Entah dilatarbelakangi oleh paradigma dan konstruksi sosal, dan budaya.

Sementara kita tidak melengkapi pemahaman kita secara medis dan pengetahuan ilmiah. 

Selaput Dara Bukti Keperawanan

Pasti Anda pernah mendengar selaput dara sebagai bukti objektif keperawanan seseorang. Nah, definisi dari selaput dara sendiri yaitu jaringan tipis yang terletak di lubang vagina.

Adapun anggapan bahwa selaput dara adalah bukti keperawanan seseorang tentu ini anggapan yang kurang tepat.

Karena tidak semua perempuan terlahir memiliki selaput dara. Bahkan selaput dara juga dapat mengalami robek saat beraktivitas fisik, seperti bersepeda.

Ada juga selaput dara yang tidak robek walaupun sudah melakukan aktivitas seksual penetratif. Hemm, jadi bagaimana cara membedakan perempuan yang masih perawan dan yang sudah tidak perawan?

Dampak dari Stigma Keperawanan

Stigma negatif sosial tentang keperawanan perempuan tentu memberikan dampak terhadap psikologi perempuan yang bersangkutan. 

Entah merasakan malu, bersalah, atau takut dicemooh. Yang pasti stigma negatif tersebut dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental.

Lebih jauh lagi stigma tersebut dapat mengganggunya untuk melaporkan tidakan kekerasan seksual yang dialami kepada pihak yang berwenang.

Selanjutnya, ia juga enggan untuk melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan karena dianggap telah melakukan tindakan amoral.

Hingga pada akhirnya timbul rasa tidak percaya diri untuk mencari dan mendapatkan informasi penting terkait kesehatan seksual.

Intinya, setiap orang memiliki cara pandang berbeda tentang keperawanan ini. Oleh karenanya kita harus menghargai mereka yang memilih dan menerapkan prinsip seksualitas yang berbeda.

Lebih penting dari itu ialah kita mampu untuk saling menghargai perbedaan persepsi, karena pada prinsipnya setiap manusia sama-sama berharga. (Muhamad Hasanudin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ariel Tatum Sebagai Perempuan Pertama dari Indonesia Tampil di Paris Fashion Week 2023

Ariel Tatum Sebagai Perempuan Pertama dari Indonesia Tampil di Paris Fashion Week 2023

Tantrum | Rabu, 28 September 2022 | 05:57 WIB

Wanita Ini Kembali ke Penjara Setelah Melahirkan di Puskesmas, Beda Nasib dengan Putri Candrawathi

Wanita Ini Kembali ke Penjara Setelah Melahirkan di Puskesmas, Beda Nasib dengan Putri Candrawathi

Tantrum | Minggu, 25 September 2022 | 15:57 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×