Berbahaya untuk Kulit! Ciri-ciri Kosmetik Bermerkuri

Tantrum

Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:05 WIB
Berbahaya untuk Kulit! Ciri-ciri Kosmetik Bermerkuri
BPOM sita kosmetik ilegal. (suara.com/Risna Halidi)

TANTRUM - Kosmetik dan skincare pemutih selalu laris manis diburu kaum hawa. Sayangnya saat ini banyak beredar skincare dan kosmetik yang mengandung merkuri dipasaran.

Skincare bermerkuri ini diklaim aman dan mampu dengan cepat memutihkan wajah. Padahal skincare yang mengandung merkuri sangat berbahaya bagi kesehatan.

Merkuri merupakan unsur kimia alami yang dapat ditemui dalam batu-batuan, biji tambang, di perairan, tanah, maupun udara. 

World Health Organization (WHO) mengatakan paparan merkuri dapat berpotensi menimbulkan efek toksik ke sistem saraf, pencernaan, imun, paru-paru, ginjal, kulit, hingga mata.

Bagi ibu hamil, merkuri dapat menyebabkan kecatatan pada janin. WHO pun memasukkan merkuri sebagai satu dari 10 bahan kimia utama yang paling mengancam kesehatan masyarakat.

Berikut paparan ciri-ciri produk kosmetika yang mengandung merkuri. Jika kalian menemukan kosmetik atau skincare dengan ciri-ciri dibawah jangan dipakai dan buang saja.

1. Berwarna Putih Keabuan, Mengkilat atau Warna Mencolok

Bila memungkinkan, cobalah untuk melihat isi krim yang hendak dibeli. Hal ini dikarenakan produk yang mengandung merkuri biasanya berwarna abu-abu atau krem.

Ada juga yang berwarna kuning dan pink yang mentereng. Jika diperhatikan dengan cermat, permukaan kosmetik berbahaya akan tampak mengkilap layaknya hologram. 

baca juga

Saat dioleskan ke wajah, kosmetik berbahaya akan memberikan efek mengkilap yang bertahan pada kulit.

JIka sobat pegang dan oles ke kulit tangan, produk ini bertektur lengket seperti lem kertas. Produk juga tidak mudah menyerap ke dalam kulit. Padahal kosmetik dan skincare yang aman sangat mudah menyerap ke kulit dan tidak lengket.

2. Berbau Zat Kimia Menyengat dan Sulit Menyatu

Sebelum memakainya, cobalah mencium skincaremu. Kosmetik bermerkuri biasanya berbau logam yang menyengat saat dicium. Tekstur dari kosmetik berbahaya cenderung menggumpal, kasar, dan tidak solid.

Apabila didiamkan dalam jangka waktu yang lama, bahan dalam kosmetik berbahaya akan tampak tidak menyatu. Tampak minyak serta krimnya akan terlihat terpisah meski berada di dalam satu wadah yang sama.

Sementara itu, kosmetik berbahan alami tidak akan mengalami perubahan ketika didiamkan dalam waktu yang lama.

3. Tidak memiliki Izin Edar BPOM dan Tidak Mencantumkan Kandungan produk

Saat membeli sebuah produk perhatikan indigarent (kandungan) produk. Biasanya kandungan ini ditempel di botol atau dikotak kemasan. 

Produk mengandung merkuri sangat jarang menempelkan informasi produk. Hampir tidak adapula informasi dan alamat produsen produk.

Jangan lupa sobat mengecheck izin edar di website BPOM. Klaian bisa memasukkan nama produk atau nama proodusennya. Jika sudah terdaftar, produk itu memiliki nomor BPOM sebagai bukti izin edar.

4. Hasil Putih Instan

Kosmetik yang terbuat dari bahan-bahan berbahaya dapat memutihkan kulit secara instan. Kulit tambah cerah dan naik beberapa tingkat dari tone warna alami kurang dari satu bulan. Bahkan dalam waktu 1-2 minggu saja.

Kulit berjerawat juga dengan mudah mengempes dan mengecil. Bekas luka jerawat juga pudar lebih cepat. Namun semakin lama digunakan kulit makin menipis. 

Kulitmu akan lebih sensitif. Kamu akan terasa terbakar dan kulit memerah jika terkena sinar matahari.

Penggunaan Merkuri dalam jangka panjang dapat menyebabkan kulit menghitam. Flek juga timbul diseluruh wajah. 

So sayangi kulitmu ya. Jangan sampai karena pingin putih sampai melupakan kesehatan kulit wajahmu.

source : Satu Viral

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ripley Syndrome! Kenali Ciri dan Penyebabnya, Berbahaya Loh

Ripley Syndrome! Kenali Ciri dan Penyebabnya, Berbahaya Loh

Tantrum | Minggu, 02 Oktober 2022 | 06:08 WIB

Wajib Kamu Tahu! Simak Sederet Jenis Karbohidrat

Wajib Kamu Tahu! Simak Sederet Jenis Karbohidrat

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 13:20 WIB

Menurunkan Berat Badan? Lakukan 8 Cara Mudah Ini

Menurunkan Berat Badan? Lakukan 8 Cara Mudah Ini

Tantrum | Kamis, 29 September 2022 | 11:55 WIB

Terkini

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB

Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan

Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan

Bali | Senin, 22 Juni 2026 | 17:20 WIB

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja

Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 17:15 WIB

Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!

Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 17:12 WIB

Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas

Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas

Sulsel | Senin, 22 Juni 2026 | 17:08 WIB

Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius

Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:06 WIB