Mengenal Lebih Dekat, 10 Motif Batik Beken di Indonesia

Tantrum | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2022 | 08:19 WIB
Mengenal Lebih Dekat, 10 Motif Batik Beken di Indonesia
Ilustrasi membatik (Pexels/John Bastian)

TANTRUM - Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia makin terkenal di dunia berkat Hari Batik. Berikut ini sepuluh motif batik Nusantara yang memiliki maknanya unik.

Pemerintah menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional setiap tahunnya, walaupun tanggal tersebut tidak dijadikan hari libur nasional. 

Antusiasme masyarakat dalam memperingati hari batik nasional selalu tampak dengan menggelar sejumlah fashion show.

Bahkan pemerintah sudah mewajibkan seluruh PNS menggunakan batik setiap tanggal 2 Oktober. Namun kalian perlu tahu bahwa Indonesia memiliki banyak motif batik. 

Masing-masing motif pun memiliki filosofi yang berbeda serta nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Batik berasal dari ‘ambatik’ yang artinya sebuah kain dengan banyak titik. 

Kata “batik” berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa, yaitu ‘amba’ artinya “menulis” dan ‘titik’ yang berarti “titik”. 

Akhiran ‘tik’ pada kata batik berarti titik, tetes atau ujung yang dipakai untuk membuat sebuah titik. Berikut 10 Motif Batik Beken di Indonesia.

1. Motif Batik Keraton

Motif batik keraton merupakan cikal-bakal batik yang ada di Indonesia. Awalnya batik Ini dibuat khusus untuk digunakan oleh putri keraton karena kain ini sangat eksklusif. 

Motifnya kaya akan budaya agama Hindu dan budaya Islam. Motif budaya Hindu memperkenalkan simbol-simbol, seperti Burung Garuda, Bunga Teratai dan Naga serta pohon kehidupan.

Di samping itu, budaya Islam melarang penggambaran manusia atau hewan. Sehingga kebanyakan Batik Keraton menampilkan ornamen bergaya dan dimodifikasi sebagai simbol, yaitu bunga dan desain geometris.

Batik Keraton mudah dikenali melalui kelompok Batik Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Batik Pura Mangkunegaran, dan Batik Pura Pakualaman. 

Awalnya hanya keluarga kerajaan yang bisa menggunakannya. namun seiring berkembangnya zaman, batik ini kini sudah bisa dipakai oleh siapa saja.

2. Motif Batik Pekalongan

Motif ini merupakan motif yang paling populer. Batik pekalongan mudah di jumpai dimana-mana yang dominasi oleh bentuk flora dan fauna. 

Karena banyak dipengaruhi oleh budaya luar. Pasalnya letak Kota Pekalongan yang strategis dengan lokasi perdagangan.

3. Motif Batik Semen

Motif batik semen merupakan salah satu batik yang digunakan pada acara umum. Gambarnya terinspirasi dari lingkungan alam. 

Pola motif batik semen terlihat berupa pola gunung, daun, dan hal yang berhubungan dengan alam.

4. Motif Batik Mega Mendung

Batik mega mendung ini merupakan motif batik asli dari daerah Cirebon. Secara keseluruhan dihiasi dengan pola berbentuk awan dan warnanya yang gelap. Biasanya batik mega mendung memiliki warna seperti biru tua, hijau tua, dan warna gelap lainnya.

5. Motif Batik Sekar Jagad

Batik Sekar Jagad berasal dari Yogyakarta. Sekar jagad memiliki makna sesuai dengan namanya yang berarti keindahan. 

Maka siapapun yang melihat akan terpesona. Beberapa menyebutnya motif peta dunia karena bentuk motifnya yang menyerupai pulau.

6. Motif Parang Rusak

Motif parang rusak menggambarkan arti pertarungan antara manusia melawan kejahatan. Caranya dengan mengendalikan diri dari semua hal buruk. Sehingga bisa menjadi manusia yang lebih bijaksana dan mulia.

7. Motif Batik Sidoluhur

Pada umumnya motif batik sidoluhur digunakan oleh pengantin wanita ketika malam pengantin. Motif ini memiliki makna dan harapan agar orang yang menggunakannya bisa mencapai kedudukan yang lebih tinggi. Serta menjadi panutan dalam masyarakat.

8. Motif Batik Sido Asih

Motif batik Sido Asih memiliki makna yang sangat luas, yaitu agar kehidupan dalam berumah tangga selalu dipenuhi dengan kasih sayang. 

Batik Sido Asih ini biasanya digunakan oleh pengantin wanita pada acara pernikahan. Maknanya secara lebih luas bisa diartikan agar manusia bisa saling menyayangi dan mengasihi.

9. Motif Batik Tambal

Motif batik tambal mempunyai arti menambal sesuatu atau memperbaiki sesuatu yang telah rusak. Dahulu orang percaya bahwa motif ini bisa membantu menyembuhkan orang yang sakit. Caranya dengan menyelimuti orang yang sakit menggunakan kain batik motif tambal ini.

10. Motif Batik Loreng

Batik motif ini memiliki gambar diagonal seperti motif parang. Namun motif ini hanya berupa baris diagonal yang sempit dan hanya berisikan pola-pola kecil. Motif loreng juga termasuk kedalam motif batik lama dan hanya digunakan oleh keluarga kerajaan.

source: Satu Viral

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lika -liku Sebelum dan Sesudah jadi YouTuber! 11 Cerita Tasyi Athasyia

Lika -liku Sebelum dan Sesudah jadi YouTuber! 11 Cerita Tasyi Athasyia

| Sabtu, 01 Oktober 2022 | 12:12 WIB

Ada Rumah Belajar Batik di Tasikmalaya

Ada Rumah Belajar Batik di Tasikmalaya

| Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:40 WIB

Rumah Sandiaga Uno Latih Pondok Pesantren Bikin Batik

Rumah Sandiaga Uno Latih Pondok Pesantren Bikin Batik

| Selasa, 07 Juni 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok

Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok

Bogor | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:30 WIB

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

Jabar | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:24 WIB

Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran

Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:23 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima

6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima

Banten | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:14 WIB

Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol

Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:58 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi

Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB