Surat dari FIFA: Kepolisian Diingatkan Belajar Protokol dan Prosedur Pengamanan Sepak Bola

Tantrum | Suara.com

Minggu, 09 Oktober 2022 | 07:03 WIB
Surat dari FIFA: Kepolisian Diingatkan Belajar Protokol dan Prosedur Pengamanan Sepak Bola
Tragedi kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022 tewaskan ratusan suporter Arema FC ditanggapi Persebaya. ((Kolase Twitter))

TANTRUM - Tragedi Kanjuruhan membuat induk sepak bola dunia, FIFA, mengirim surat ke Indonesia. Diketahui, dalam peristiwa tersebut, ratusan nyawa melayang usai pertandingan antara tim tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022).

Surat yang ditulis FIFA yang diterima Presiden Jokowi tersebut ternyata berisi permintaan agar aparat kepolisian di Indonesia untuk belajar lagi soal protokol dan prosedur pengamanan dalam event olahraga.

Aparat pun diminta untuk menerapkan kebijakan dan pelatihan berstandar internasional.

Poin tersebut tertuang dalam salah satu dari lima hal penting dalam surat dari FIFA terkait upaya melakukan transformasi atau perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia, buntut dari Tragedi Kanjuruhan.

Diketahui, kerusuhan berdarah yang menewaskan setidaknya 131 tersebut lantaran adanya penenembakan gas air mata yang sudah jelas dilarang FIFA.

Oleh sebab itu, di poin kedua di suratnya, FIFA menekankan perbaikan protokol dan prosedur pengamanan oleh kepolisian untuk pertandingan olahraga yang dalam hal ini adalah sepak bola.

"Sebuah kebijakan standar untuk polisi, steward, dan personel keamanan dalam hal manajemen kerumunan sebelum, selama dan setelah pertandingan, harus dikembangkan sesuai dengan standar keselamatan internasional terbaik," tulis FIFA dalam suratnya, dikutip dari Suara.com, Sabtu (8/10/2022).

"Ini harus mencakup integrasi program pelatihan yang secara khusus disesuaikan dengan acara olahraga dalam berbagai format dan ukuran."

Sementara itu, buntut dari tragedi Kanjuruhan, kompetisi sepak bola Indonesia dalam ajang BRI Liga 2022/2023 pun dengan terpaksa harus dihentikan sementara waktu.

Diketahui, tragedi Kanjuruhan turut menewaskan perempuan dan anak-anak. Insiden ini bukan bentrokan massal antarsuporter sepak bola. Sebab dalam pertandingan ini penonton yang diperbolehkan hadir hanya Aremania. Sementara penonton Persebaya tidak hadir di satadion sesuai aturan.

Peristiwa bermula ketika suporter Arema turun ke lapangan usai pertandingan. Mereka merespons kekalahan timnya atas tim tamu. Polisi berusaha menghalau massa. Dalam upaya ini, polisi menembakkan gas air mata.

Bahkan gas air mata ditembakkan ke tribun penonton. Banyak korban tewas yang kehabisan napas, berdesak-desakan, dan terinjak-injak. Sementara pintu stadion masih dalam kondisi tertutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Polisi Perintahkan Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Dua Polisi Perintahkan Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:51 WIB

Dominasi Serang Barcelona Harus Telan Pil Pahit Saat Bertemu Inter Milan

Dominasi Serang Barcelona Harus Telan Pil Pahit Saat Bertemu Inter Milan

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 06:05 WIB

Komposisi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Komposisi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

| Senin, 03 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:47 WIB

Penyelundupan 620 Burung Terbongkar di Pelabuhan Bakauheni: Disembunyikan di Kabin

Penyelundupan 620 Burung Terbongkar di Pelabuhan Bakauheni: Disembunyikan di Kabin

Lampung | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:44 WIB

Main Padel Jadi Seru dan Hemat dengan Promo Spesial Bottega Padel dan BRImo

Main Padel Jadi Seru dan Hemat dengan Promo Spesial Bottega Padel dan BRImo

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:44 WIB

Perempuan di Pandeglang Tewas Dicekik Pacar Sendiri

Perempuan di Pandeglang Tewas Dicekik Pacar Sendiri

Banten | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:43 WIB

Teach You a Lesson Rilis Jadwal Tayang, Drama Aksi Terbaru Berlatar Sekolah

Teach You a Lesson Rilis Jadwal Tayang, Drama Aksi Terbaru Berlatar Sekolah

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:35 WIB

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:34 WIB

31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab

31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:32 WIB

Jangan Ketinggalan! Promo BRI di Tokopedia Diskon Rp100 Ribu, Berlaku Tiap Weekend

Jangan Ketinggalan! Promo BRI di Tokopedia Diskon Rp100 Ribu, Berlaku Tiap Weekend

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:32 WIB

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:30 WIB

Daftar Lengkap Pemenang APFI 2026: Dari Tragedi Banjir Hingga Kutukan Mandalika

Daftar Lengkap Pemenang APFI 2026: Dari Tragedi Banjir Hingga Kutukan Mandalika

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:28 WIB