TANTRUM - Pekan ini, Anies Baswedan lengser dari Gubernur DKI Jakarta, setelah 5 tahun memerintah ibu kota. Anies akan digantikan penjabat Gubernur pilihan Presiden Joko Widodo
Jokowi memilih Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Dulu Heru adalah anak buahnya saat Jokowi menjabat gubernur. Heru pernah dipinang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendampinginya di Pilkada DKI Jakarta, namun urung.
Presiden Jokowi mengungkapkan alasannya memilih Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.
"Saya juga kenal Pak Heru sudah lama sekali, sejak jadi Wali Kota di DKI, kemudian waktu memegang Badan Keuangan, saya tahu betul rekam jejak, cara bekerja, kapasitas, kemampuan, saya tahu semuanya. Dan, komunikasinya sangat baik dengan siapapun," ujar Presiden.
Presiden berharap Budi dapat melakukan percepatan-percepatan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh DKI Jakarta.
"Kita harapkan nanti ada percepatan-percepatan. Kemarin saya sudah sampaikan kepada Pak Heru, utamanya persoalan utama di DKI Jakarta macet, banjir, harus ada progres perkembangan yang signifikan, dan yang ketiga hal yang berkaitan dengan tata ruang,” ujarnya
Heru mengaku siap mengemban tugas sebagai orang nomor satu di Jakarta. Walaupun, dikatakan Heru, menjadi Pj DKI merupakan tugas yang cukup berat.
"Siap menjalankan amanah yang diberikan, walaupun amanah yang diberikan sebagai Pj Gubernur DKI merupakan tugas berat," ujar Heru.