Warga Bandung Diingatkan Potensi Bencana Cuaca Ekstrem

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:59 WIB
Warga Bandung Diingatkan Potensi Bencana Cuaca Ekstrem
Evakuasi pohon tumbang di Bandung (Humas Bandung)

TANTRUMCuaca ekstrem menerpa beberapa wilayah Indonesia, tanpa terkecuali Kota Bandung, beberapa waktu ke belakang. Intensitas hujan tinggi berdampak pada gejala kebencanaan seperti banjir atau pohon tumbang.

Terkait hal itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan. Utamanya pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terkait dengan bidang kebencanaan.

“BMKG sudah mengingatkan kita akan cuaca ekstrem. Saya titip pesan kepada rekan-rekan, khususnya pada dinas-dinas terkait dengan kebencanaan untuk meningkatkan kewaspadaan,” pesannya, Jumat 14 Oktober 2022.

“Pemkot Bandung memiliki DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga), DPKP3 (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, juga Diskar PB. Saya minta semuanya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, pohon tumbang, atau kejadian kebencanaan lainnya,” sambungnya.

Atas kesadaran semua pihak, Yana berharap cuaca ekstrem yang belakangan ini menerpa Kota Bandung tak sampai menimbulkan potensi bencana.

Sebagai informasi, sejumlah upaya telah dilakukan Pemkot Bandung terkait kesiapan menanggulangi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Di antaranya pemangkasan sebanyak 2.532 pohon dan penebangan 53 pohon oleh DPKP3 Kota Bandung.

Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung, Roslina menyampaikan, kegiatan pemeliharaan dan pengendalian pohon selama ini ialah pemangkasan pohon yang menghalangi rambu lalu lintas, PJU, rawan tumbang, dan yang menghalangi CCTV. 

"Kita setiap hari kerja melaksanakan pemangkasan pohon. Tidak menunggu kejadian trus dilaksanakan pemangkasan. Tapi kita juga perlu membereskan bekas-bekas pohon tumbang dan mengangkutnya juga perlu waktu," ujar Roslina kepada Humas Kota Bandung, Minggu 9 Oktober 2022. 

Ia memaparkan, jumlah peristiwa pohon tumbang dan patah sepanjang triwulan III tahun 2022 sebanyak 217 kejadian. Di antaranya peristiwa pohon tumbang sebanyak 108 kejadian dan patah dahan sebanyak 109 kejadian. 

Beberapa lokasi yang terdampak bencana terbanyak berada di Kecamatan Bandung Wetan 25 kejadian, Cicendo, Sumur Bandung, Coblong masing-masing 18 kejadian. Lengkong 16 kejadian, dan Cidadap sebanyak 10 kejadian.

"Jenis pohon yang paling banyak tumbang atau patah di antaranya mahoni, kersen, angsana, beringin, dan ki acret," ungkapnya.

Berdasarkan kejadian tersebut, ia menambahkan, klaim asuransi yang telah ditindaklanjuti sampai triwulan III 2022 sebanyak 28 kasus. Jumlah tersebut didominasi oleh kendaraan roda empat. 

Namun, klaim ini hanya untuk kejadian dari pohon yang berada di lahan publik bukan privat. 

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Iwan Rusmawan mengatakan, titik-titik banjir yang diwaspadai daerah Bandung timur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Terjadi Banjir, 5 Tindakan Ini Harus Dilakukan

Saat Terjadi Banjir, 5 Tindakan Ini Harus Dilakukan

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 07:07 WIB

9 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Petir

9 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Petir

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 06:42 WIB

Terkini

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:23 WIB

3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?

3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 09:22 WIB

Syok! 7 Fakta Truk Boks Tabrak 6 Kendaraan di Kartasura, Nyaris Ada Korban Jiwa

Syok! 7 Fakta Truk Boks Tabrak 6 Kendaraan di Kartasura, Nyaris Ada Korban Jiwa

Surakarta | Selasa, 14 April 2026 | 09:18 WIB

Muncul Rumor Bojan Hodak Punya Gaji Lebih Besar dari John Herdman, Gimana Kenyataannya?

Muncul Rumor Bojan Hodak Punya Gaji Lebih Besar dari John Herdman, Gimana Kenyataannya?

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 09:17 WIB

BMKG Sebut Aktivitas Ini Sebabkan Gempa Bumi di Kendari

BMKG Sebut Aktivitas Ini Sebabkan Gempa Bumi di Kendari

Sulsel | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Pernikahan Cuma 2 Bulan, Boiyen Bongkar Tabiat Mantan Suami yang Tak Bisa Diubah

Pernikahan Cuma 2 Bulan, Boiyen Bongkar Tabiat Mantan Suami yang Tak Bisa Diubah

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Link Lowongan Pegadaian dan Deadline Pendaftaran, Gratis!

Link Lowongan Pegadaian dan Deadline Pendaftaran, Gratis!

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 09:11 WIB

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:11 WIB

Viral! 7 Fakta Jukir Liar Ngepruk Rp40 Ribu di Kota Lama Semarang, Alasan Lupa dan Hujan

Viral! 7 Fakta Jukir Liar Ngepruk Rp40 Ribu di Kota Lama Semarang, Alasan Lupa dan Hujan

Jawa Tengah | Selasa, 14 April 2026 | 09:09 WIB